Logo Sulselsatu

YPI Mega Rezky–PHINISI Hospitality Teken MoU, Perkuat Pengembangan SDM Industri Kreatif

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 20 Februari 2026 20:26

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mega Rezky Makassar resmi menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Phinisi Hospitality Indonesia tentang pengembangan sumber daya industri kreatif. Kerja sama ini membuka ruang praktik, magang, hingga kolaborasi pengajaran antara kampus dan industri perhotelan di bawah naungan PHINISI Hospitality.

Ketua YPI Mega Rezky, Moch Noer Alim Qalby, menegaskan keberhasilan kerja sama ini akan diukur dari sejauh mana mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama praktik di dunia kerja dan masyarakat.

“Cara mengukurnya tentu kita lihat sejauh mana ilmu yang diperoleh mahasiswa kami selama praktik ataupun magang di Claro bisa dimanfaatkan di lapangan pekerjaan dan di masyarakat. Itu pasti tolak ukurnya, dan saya tidak ada keraguan sama sekali karena mahasiswa kami akan belajar dari yang terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Noer Alim menjelaskan tahap awal kerja sama akan difokuskan pada pemetaan program studi yang relevan dengan kebutuhan industri di PHINISI Hospitality. Meski mayoritas program studi di Mega Rezky bergerak di bidang kesehatan, sejumlah prodi dinilai memiliki keterkaitan langsung maupun tidak langsung dengan industri hospitality.

Beberapa program studi yang berpotensi terlibat antara lain gizi yang dapat ditempatkan di kitchen, kewirausahaan, manajemen, hingga sistem informasi yang dapat membantu pengembangan sistem digital di unit usaha PHINISI Hospitality. Di Politeknik Mega Rezky terdapat program studi digital serta K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), yang juga relevan dengan operasional industri perhotelan.

“Ada prodi yang memang link and match, ada yang link meskipun tidak match sepenuhnya, tapi tetap bisa berkontribusi. Nanti kami serahkan ke bagian akademik untuk menentukan pola praktik atau magang yang akan diterapkan,” katanya.

Rektor Universitas Mega Rezky Makassar, Anwar Ramli, menambahkan bahwa kampus memiliki program studi yang heterogen, mencakup bidang kesehatan dan nonkesehatan, sehingga peluang kolaborasi terbuka luas.

Ia menjelaskan, mahasiswa yang akan diterjunkan untuk praktik kerja lapangan umumnya berasal dari semester lima ke atas. Pada semester awal, mahasiswa lebih difokuskan pada pembekalan teori sebelum masuk ke dunia industri.

“Memang ada kurikulumnya untuk praktik. Biasanya semester lima ke atas. Semester awal belum cukup bekal pengetahuan, jadi kita siapkan dulu secara teori, kemudian praktiknya nanti di PHINISI Group,” ujarnya.

Selain prodi kesehatan, terdapat pula jurusan bahasa Inggris, gizi, olahraga, serta program pascasarjana yang berpotensi dikembangkan dalam kerja sama lanjutan.

CEO Phinisi Hospitality Indonesia, Anggiat Sinaga, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk terlibat langsung sebagai dosen tamu, khususnya pada program studi kewirausahaan.

“Saya tertantang juga. Kalau ada prodi entrepreneur, saya ahlinya entrepreneur yang berbicara secara dunia nyata, bukan teori. Kenapa tidak kita ikut turun juga?” ujarnya.

Menurut Anggiat, membangun sumber daya manusia unggul bukan hanya tugas institusi pendidikan, melainkan hasil kolaborasi seluruh pihak. Ia menilai sinergi antara kampus dan industri menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang adaptif dan siap kerja.

Ia berharap kerjasama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan berlanjut pada implementasi konkret di lapangan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...