SULSELSATU.com, MAKASSAR – Satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif dan Nur Kanaah, mendapat respons positif dari masyarakat.
Survei terbaru mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 87,7 persen terhadap kinerja pasangan SAR–Kanaah sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Hasil survei tersebut dirilis oleh JNK Research and Consulting dalam kegiatan pemaparan Survei Kepuasan Masyarakat yang berlangsung di Hotel The Sultan Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.
Baca Juga : Panen Padi di Lasiwala Sidrap, Bupati Syahar Apresiasi Semangat Petani
Forum ini juga memaparkan capaian sejumlah pemerintah daerah lain sebagai pembanding kinerja.
Direktur JNK Research and Consulting, Ananda Purba, menjelaskan bahwa secara umum masyarakat menilai satu tahun pemerintahan Syaharuddin Alrif dan Nur Kanaah berjalan dengan baik.
Menurutnya, mayoritas responden menyatakan puas atas berbagai kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah daerah.
Baca Juga : Disaksikan Ribuan Warga Sidrap, Kampus Asal Thailand Anugerahi Bupati Syaharuddin Alrif Gelar PhD
Ia menyebutkan, angka kepuasan publik sebesar 87,7 persen menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap arah pembangunan yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.
Tingginya tingkat kepuasan tersebut dinilai sejalan dengan sejumlah capaian Pemkab Sidrap di berbagai sektor strategis.
Pada sektor infrastruktur dan layanan dasar, pemerintah daerah merealisasikan peningkatan serta rehabilitasi jalan kabupaten, perbaikan jaringan irigasi pertanian, penataan kawasan permukiman, hingga perluasan akses air bersih yang menjadi prioritas dalam APBD 2025.
Baca Juga : Ekonomi Sidrap Melonjak, Jadi Juara Pertumbuhan se-Sulawesi Selatan
Di bidang pertanian dan ketahanan pangan, Sidrap sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan mencatat peningkatan produktivitas padi. Pemerintah daerah memperkuat dukungan kepada petani melalui distribusi pupuk bersubsidi, pembenahan irigasi, dan penguatan peran penyuluh pertanian.
Sementara itu, reformasi birokrasi juga menjadi fokus dalam satu tahun terakhir. Digitalisasi layanan administrasi dan penataan pelayanan terpadu dilakukan untuk memangkas prosedur dan waktu pengurusan dokumen, sekaligus meningkatkan transparansi serta akuntabilitas kinerja perangkat daerah.
Pada sektor pendidikan dan kesehatan, Pemkab Sidrap mendorong peningkatan kualitas sarana prasarana sekolah serta memperluas jangkauan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit daerah. Program jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu turut diperkuat untuk memastikan akses layanan yang lebih merata.
Baca Juga : Kepuasan Publik Capai 87,7 Persen, Bupati Syaharuddin Sebut Hasil Program Tepat Sasaran
Dari sisi ekonomi dan sosial, pemerintah daerah berupaya menjaga stabilitas melalui pengendalian inflasi dan pemberdayaan UMKM. Berbagai program bantuan sosial serta penguatan ekonomi berbasis desa dijalankan untuk menopang daya beli masyarakat.
Capaian tingkat kepuasan 87,7 persen menempatkan kepemimpinan SAR–Kanaah dalam kategori sangat baik berdasarkan standar survei opini publik.
Meski demikian, survei juga mencatat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait pemerataan pembangunan antarwilayah dan penciptaan lapangan kerja.
Baca Juga : Syaharuddin Alrif Pimpin Panen Perdana MT I di Majjelling, Dorong Produktivitas Pertanian Berkelanjutan
Bupati Syaharuddin Alrif sebelumnya menyampaikan bahwa tahun kedua kepemimpinannya akan difokuskan pada percepatan program prioritas serta penguatan konsolidasi pembangunan berkelanjutan.
Dengan hasil survei tersebut, pasangan SAR–Kanaah dinilai berhasil membangun kepercayaan publik pada tahun pertama pemerintahan. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi kinerja dan memastikan manfaat program pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Sidrap.
JNK Research and Consulting diketahui merupakan bagian dari Charta Politika Indonesia, lembaga konsultan politik dan riset yang berpengalaman melakukan survei opini publik di berbagai daerah di Indonesia.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar