SULSELSATU.com, MAKASSAR – KALLA menggelar buka puasa bersama jurnalis dan mitra LAZ Hadji Kalla di Lobby Wisma Kalla, Kamis (26/2/2026). Agenda ini menjadi ajang silaturahmi Ramadan 1447 Hijriah sekaligus pemaparan arah program 2026.
Dalam kesempatan tersebut, LAZ Hadji Kalla menyampaikan strategi kerja yang terbagi dalam lima bidang utama.
Kelima bidang itu meliputi Islamic Care, Educare, Humanity and Environment, Community and Development, serta Economic Care. Program disusun untuk memperkuat dampak dan menjaga transparansi pengelolaan dana ZIS.
Baca Juga : Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Direktur Eksekutif LAZ Hadji Kalla Mohammad Zuhair menegaskan, fokus utama 2026 adalah pengentasan kemiskinan ekstrem. Sasaran prioritas adalah kelompok asnaf fakir dan miskin. Kelompok ini menjadi penerima manfaat terbesar dalam penyaluran ZIS beberapa tahun terakhir.
LAZ Hadji Kalla meningkatkan porsi program pemberdayaan. Pendekatan ini diharapkan memberi dampak jangka panjang. Jumlah penerima manfaat mungkin tidak bertambah signifikan. Namun peluang mustahik keluar dari kemiskinan menjadi lebih besar.
Zuhair menambahkan, penyaluran tetap menjangkau asnaf lain seperti muallaf, fi sabilillah, dan gharimin. Bantuan diberikan sesuai kebutuhan. Bentuknya dapat berupa pelatihan, dukungan usaha, bantuan barang, maupun modal kerja.
Baca Juga : KALLA Perkuat Kedekatan Keluarga dan Semangat Belajar Anak Lewat Little Explorers
Sebagai lembaga yang menghimpun ZIS dari perusahaan di bawah naungan KALLA, penyaluran difokuskan di wilayah operasional perusahaan. Mayoritas program berada di Pulau Sulawesi.
Program Ramadan dan Bidang Islamic Care
Bidang Islamic Care menaungi sejumlah program keumatan. Di antaranya Berbagi Iftar, Idul Fitri Bahagia, Tebar Dai DBS, Gema Soundsystem, Dakwah Qur’an Inklusif, Pemberdayaan Asnaf, dan Majelis Taklim Inspiratif.
Pada Ramadan 1447 H, tiga program telah berjalan. Program tersebut adalah Berbagi Iftar, Idul Fitri Bahagia, dan Tebar Dai. Seluruhnya menyasar masjid, komunitas dhuafa, panti asuhan, serta pondok tahfidz.
Baca Juga : Promo Bonanza Bugis Waterpark Adventure, Liburan Hemat hingga Jutaan Rupiah
Program Manager Islamic Care Salman Febriansyah menyebut, Ramadan sebagai momentum memperluas layanan sosial. Ia menekankan program dijalankan secara terukur dan tepat sasaran.
Bidang Educare hingga Economic Care
Bidang Educare menjalankan Beasiswa Kalla, Beasiswa Keluarga Kalla, Keluarga Tangguh dan Akreditasi Mandiri, serta dukungan pendidikan untuk Sekolah Islam Athirah Bone.
Pada sektor Humanity and Environment, fokus diarahkan pada respons bencana dan mitigasi risiko. Terdapat pula program kesehatan seperti layanan khitan untuk anak dhuafa, komunitas jantung sehat, dan rumah sehat cegah stunting. Program lingkungan mencakup kampung hijau energi serta edukasi mangrove lestari.
Baca Juga : Kalla Beton Suplai Ready Mix untuk Pembangunan Stadion Sudiang Makassar
Bidang Community and Development menjalankan program DBS untuk penguatan komunitas. Sementara Economic Care menghadirkan Pesantren Berdaya dan Mandiri, program kesiapan magang luar negeri, serta Kalla Preneur untuk mendorong wirausaha berkelanjutan.
Program LAZ Hadji Kalla menjangkau Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, hingga Jakarta untuk program Ramadan tertentu.
Melalui kegiatan ini, LAZ Hadji Kalla menegaskan komitmen menghadirkan program zakat yang berdampak dan berkelanjutan. Lembaga juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar