Logo Sulselsatu

Senjata Mainan Berpeluru Jeli Resahkan Warga, Pemkot Gandeng Polisi

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 02 Maret 2026 19:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Munafri Arifuddin meminta aparat kepolisian dan jajaran pemerintah hingga tingkat RT/RW bertindak atas maraknya aksi tembak-tembakan menggunakan senjata mainan jenis “mega” berpeluru plastik dan jeli selama Ramadan. Ia menilai fenomena itu tak lagi bisa dianggap sekadar permainan anak-anak.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Permainan tembak-tembak tersebut harus ditangani secara serius oleh seluruh pihak,” kata Munafri kepada awak media di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (2/3/2026).

Menurut dia, penanganan dan pengawasan harus dilakukan bersama, mulai dari kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga lingkungan keluarga. Ia menegaskan penggunaan senjata mainan tersebut telah mengarah pada tindakan berlebihan, terlebih sebagian anak melakukannya sambil berkendara sepeda motor pada malam hari usai salat tarawih.

Fenomena itu belakangan marak di sejumlah ruas jalan di Makassar. Anak-anak hingga kalangan pelajar terlihat saling menembak menggunakan senapan mainan yang dikenal sebagai seri “mega”, merujuk pada mainan tembakan dengan peluru busa berukuran besar yang semula dirancang untuk permainan aman jarak jauh. Namun di lapangan, peluru yang digunakan kerap berupa plastik hingga jeli.

Aksi tersebut tidak jarang berlangsung di jalan raya dan dilakukan sambil mengendarai sepeda motor. Kondisi itu dinilai berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain serta mengganggu ketertiban umum selama Ramadan.

“Jangan dianggap main-main. Kalau mencelakakan orang lain dan mengganggu ketertiban umum, tentu harus ada langkah tegas dari pihak keamanan,” ujar Munafri.

Ia mengingatkan, meskipun berlabel mainan, tembak-tembakan dengan peluru plastik maupun jeli tetap berpotensi menimbulkan cedera dan memicu konflik di tengah masyarakat jika tidak diawasi.

Pemerintah Kota Makassar, kata dia, berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman dan khusyuk. Munafri mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Makassar untuk memperkuat pengawasan.

Kolaborasi aparat keamanan dan pemerintah hingga tingkat RT/RW akan ditingkatkan guna memantau aktivitas anak-anak pada malam hari. Selain itu, orang tua diminta berperan aktif mengawasi anak mereka, khususnya setelah salat tarawih.

“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak-anak terlibat dalam permainan yang berisiko tersebut,” kata Munafri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...