Logo Sulselsatu

Legislator NasDem Muhammad Sadar Kritik Data Kontraktor Soal Pengerjaan Aspal Hertasning

Asrul
Asrul

Senin, 09 Maret 2026 23:26

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat kerja untuk menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan terkait progres pengerjaan Paket I Preservasi Jalan Hertasning, Senin (9/3/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi D Lantai 1 Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi D Kadir Halid (Fraksi Golkar), didampingi Wakil Ketua Andi Aan Nugraha (Fraksi NasDem) dan Sekretaris Abdul Rahman (Fraksi PKS).

Turut hadir sejumlah anggota Komisi D, di antaranya Muhammad Sadar (Fraksi NasDem), Lukman B Kady (Fraksi Golkar), Hafid Fasha (Fraksi PKB), Asni (Fraksi Harapan), serta Andi Tenri Abeng Salangketo (Fraksi Gerindra).

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Rapat juga dihadiri pihak terkait, seperti Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel, perwakilan kontraktor pelaksana PT Permata – Tri Star – Kharisma (KSO), serta PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai manajemen konstruksi (MK).

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi D DPRD Sulsel Muhammad Sadar menyoroti proses pengerjaan pengaspalan yang disebut tetap berlangsung saat hujan deras pada 27 Januari 2026.

Ketua fraksi NasDem Sulsel itu mempertanyakan kejelasan memo penghentian pekerjaan yang disebutkan oleh pihak manajemen konstruksi.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

“Pada 27 Januari 2026 bapak menyampaikan pekerjaan dimulai sekitar pukul 10 malam sampai pagi. Saat itu terjadi hujan deras dan disebut ada memo untuk menghentikan pekerjaan. Saya minta memo itu ditampilkan dan dilampirkan, siapa yang meminta penghentian pekerjaan dan apa yang dilakukan saat itu,” tegas Sadar dalam rapat.

Menurut Sadar, berdasarkan pengamatannya di lapangan, kondisi hujan saat itu cukup deras hingga menjelang subuh.

“Saya melihat sendiri hampir pukul 04.00 subuh hujan masih deras. Di lokasi juga ada sekitar 20 mobil yang terparkir. Menurut hemat saya, pengerjaan aspal itu tidak mungkin selesai hanya dalam satu jam,” ujarnya.

Baca Juga : Sufriadi Arif Terima Aspirasi Mahasiswa soal Karhutla, Sembilan Tuntutan Bakal Diteruskan

Sadar juga menilai terdapat ketidaksesuaian antara penjelasan pihak MK dengan dokumen yang ditunjukkan dalam rapat. Ia menyebut memo yang ditampilkan justru bertanggal 20 Januari 2026, bukan 27 Januari seperti yang disampaikan sebelumnya.

“Memo yang ditunjukkan ini tanggal 20. Di dalamnya juga tidak ada perintah penghentian pekerjaan, hanya disebut mengacu pada spesifikasi Bina Marga. Jadi tanggalnya tidak sesuai dengan yang dijelaskan tadi,” katanya.

Politisi NasDem itu menegaskan bahwa pihak pelaksana seharusnya menyiapkan data secara lengkap sebelum menghadiri rapat evaluasi bersama DPRD.

Baca Juga : Legislator Golkar Sulsel LBK Apresiasi Betonisasi Jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Gowa

“Kalau seperti ini datanya tidak siap, tentu sulit untuk kita bahas secara tuntas. Masih banyak yang ingin saya tanyakan, tapi untuk memo saja tidak bisa dijelaskan dengan jelas. Tolong ini dibenahi,” tegasnya.

Ia juga meminta agar memo yang dikeluarkan oleh pihak manajemen konstruksi terkait pekerjaan pengaspalan saat hujan pada 27 Januari 2026 dapat diperlihatkan secara lengkap, termasuk laporan pengawas di lapangan.

Diketahui, memo tersebut disebut ditulis tangan oleh petugas pengawas di lapangan sebagai laporan terkait kondisi pekerjaan saat hujan terjadi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi28 Oktober 2026 08:09
OJK Gandeng 27 Asosiasi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi dengan 27 asosiasi profesi bidang tata kelola untuk mengantisipasi risiko di sektor jasa keuangan, ...
News28 Oktober 2026 06:41
Gakkum Ingatkan Petani Patuhi Aturan Penggunaan Kawasan Hutan
Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, lumpuh total akibat aksi sepihak yang dilancarkan ole...
Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...