Logo Sulselsatu

Kamrussamad Ingatkan Pemerintah Waspadai Tekanan Ekonomi Akibat Konflik Global

Asrul
Asrul

Kamis, 12 Maret 2026 13:37

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad. Ist
Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad, mengingatkan pemerintah untuk segera menyiapkan langkah mitigasi ekonomi menyusul dampak konflik global yang berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia.

Menurutnya, salah satu dampak yang sudah mulai terasa adalah pelemahan nilai tukar rupiah serta tekanan pada pasar saham di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Legislator Gerindra itu menilai situasi tersebut tidak terlepas dari memanasnya konflik yang berdampak pada jalur distribusi energi global, seperti potensi penutupan Selat Hormuz.

Baca Juga : OPINI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61%, Prabowo Efek

“Yang sudah terlihat adalah pelemahan rupiah dan hampir semua indeks saham di berbagai negara, termasuk Indonesia, mengalami penurunan cukup signifikan,” ujar Kamrussamad, Kamis (12/3/2026).

Ia menilai hingga saat ini belum ada tanda-tanda konflik akan segera mereda. Karena itu, upaya diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia menjadi penting untuk mencegah meluasnya dampak perang terhadap stabilitas ekonomi.

Kamrussamad menyebut langkah Presiden Prabowo Subianto yang berupaya memainkan peran sebagai mediator di tingkat internasional merupakan bagian dari strategi untuk meredam dampak konflik. Ia juga berharap negara-negara di kawasan Teluk yang selama ini menjadi mitra ekonomi Indonesia tidak ikut terlibat dalam konflik bersenjata.

Baca Juga : OPINI: Prabowo, JK, dan Kekuatan Dialog

Selain itu, ia menyoroti langkah pemerintah memperluas kerja sama ekonomi internasional, termasuk bergabungnya Indonesia dengan kelompok BRICS yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Menurutnya, keanggotaan tersebut dapat membuka peluang hubungan dagang baru di luar kawasan Timur Tengah.

“Zona perdagangan BRICS bisa menjadi alternatif pasar baru yang perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia,” katanya.

Baca Juga : KPP Sulsel Ajak Perempuan Parlemen Hadirkan Kebijakan Pro Perempuan dan Anak

Di sisi lain, Kamrussamad mengingatkan pemerintah agar menjaga ruang fiskal negara di tengah potensi tekanan ekonomi global. Ia menilai pemerintah harus berhati-hati agar defisit anggaran tidak melewati batas 3 persen dari produk domestik bruto.

Menurutnya, apabila harga energi global meningkat tajam, beban subsidi energi dalam APBN berpotensi ikut meningkat. Karena itu pemerintah perlu menyiapkan langkah penyesuaian anggaran, termasuk relokasi belanja negara.

“Jika subsidi energi meningkat, pemerintah harus melakukan penyesuaian atau relokasi anggaran agar defisit tetap terjaga di bawah 3 persen,” jelasnya.

Baca Juga : DPRD Sulsel Desak Pemprov Segera Bayar Bonus Atlet PON, Deadline Sepekan

Politisi asal Pangkep Sulsel itu juga menekankan pentingnya memperkuat program perlindungan sosial untuk mengantisipasi dampak ekonomi terhadap masyarakat. Tanpa penguatan bantuan sosial, menurutnya potensi kerawanan sosial akibat meningkatnya kemiskinan dan pengangguran bisa terjadi.

“Penebalan perlindungan sosial penting agar daya beli masyarakat tidak semakin tertekan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kamrussamad menilai pemerintah memiliki pengalaman panjang dalam melakukan penyesuaian harga energi.

Baca Juga : Momentum Hari Kartini, Andi Nirawati Terpilih sebagai Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Sulsel

Namun ia menegaskan kebijakan tersebut harus diikuti dengan kompensasi kepada masyarakat, seperti bantuan langsung tunai atau program perlindungan sosial lainnya.

Menurutnya, pemerintah juga harus mempertimbangkan risiko sosial dan stabilitas apabila kebijakan kenaikan BBM diambil, mengingat kondisi daya beli masyarakat saat ini dinilai belum sepenuhnya pulih.

Selain itu, ia menyarankan pemerintah melakukan efisiensi belanja negara, termasuk meninjau kembali alokasi anggaran operasional pemerintah maupun proyek infrastruktur yang masih dapat ditunda.

Di tengah ketidakpastian global, Kamrussamad juga mendorong pemerintah mempercepat program swasembada energi serta memperkuat sektor produksi dalam negeri agar perekonomian nasional lebih tahan terhadap gejolak eksternal.

Ia menambahkan pemerintah juga perlu memastikan kinerja ekspor tetap terjaga, terutama ke negara-negara mitra dagang utama seperti Jepang, China, Korea Selatan, dan India, yang berperan besar terhadap penerimaan negara.

Sementara itu terkait kemungkinan pelebaran defisit anggaran, Kamrussamad menilai hingga saat ini belum ada urgensi bagi pemerintah untuk menerbitkan regulasi baru seperti Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

Menurutnya, dalam Undang-Undang APBN telah tersedia mekanisme penyesuaian anggaran yang memberi fleksibilitas kepada pemerintah untuk melakukan perubahan alokasi belanja jika terjadi guncangan ekonomi.

“Undang-undang APBN sudah memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan penyesuaian anggaran melalui mekanisme yang ada, sehingga tidak perlu langsung menerbitkan Perppu,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News14 Mei 2026 13:14
Astra Women Network 2026 Dorong Kepemimpinan Perempuan hingga Ciptakan Dampak Nyata
Astra kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung pengembangan kepemimpinan perempuan melalui penyel...
Pendidikan14 Mei 2026 09:52
Google dan Kalla Institute Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi AI Mahasiswa
Kalla Institute memperkuat kompetensi mahasiswa dan siswa di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Smart Technology melalui kolaborasi bersama prakt...
Pendidikan14 Mei 2026 06:13
Asmo Sulsel Bersama Polrestabes Makassar Edukasi Safety Riding Siswa SMKN 40 Makassar
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), sebagai main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, kembali...
Hukum13 Mei 2026 23:16
Jaringan Internasional Sabu Dibongkar di Makassar, Kurir Simpan Barang di Ikat Pinggang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi membongkar jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). ...