Logo Sulselsatu

Legislator DPRD Sulsel Ramai-ramai Tinjau Proyek Jalan Multiyears Paket 1 dan 2

Asrul
Asrul

Senin, 16 Maret 2026 21:39

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Sejumlah legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan peninjauan langsung terhadap proyek jalan multiyears paket 1 dan 2 di Kabupaten Gowa dan Takalar, Senin (16/3/2026).

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi bersama dua Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo dan Supriadi Arif. Turut hadir pula Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel Mizar Roem.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Cicu mengatakan kunjungan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang masih dalam tahap pengerjaan.

Menurutnya, DPRD perlu melihat secara langsung progres pembangunan di lapangan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana, terlebih menjelang musim mudik.

“Kami turun langsung selain karena aspirasi dan keluhan masyarakat, juga ingin memastikan seperti apa pengerjaan jalan ini. Jika ada persoalan di lapangan, tentu DPRD juga ikut disorot. Apalagi menjelang musim mudik, minimal ada penanganan sementara atau pemeliharaan agar masyarakat bisa melintas dengan aman,” ujarnya.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

Koordinator Banggar DPRD Sulsel Mizar Roem menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan tersebut memiliki tahapan teknis yang harus dilalui sehingga tidak bisa dikerjakan secara instan.

Ia menyebutkan pada Paket 1 ruas batas Gowa–Sinjai, pekerjaan dimulai dari tahap Lapis Pondasi Agregat (LPA) sebagai dasar jalan. Setelah itu dilanjutkan dengan pembangunan drainase sebelum masuk ke tahap pengaspalan.

“Jika pengaspalan dilakukan tanpa melalui tahapan tersebut, jalan akan cepat rusak karena air bisa menggenang dan merusak struktur jalan. Karena itu pekerjaan ini membutuhkan waktu,” jelasnya.

Baca Juga : Sufriadi Arif Terima Aspirasi Mahasiswa soal Karhutla, Sembilan Tuntutan Bakal Diteruskan

Meski demikian, pihaknya memastikan sejumlah titik yang mengalami kerusakan berat akan diprioritaskan untuk penanganan sementara agar tetap bisa dilalui masyarakat.

Mizar juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut menggunakan skema pendanaan OPDD selama tiga tahun sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya proyek pembangunan tersebut.

Baca Juga : Legislator Golkar Sulsel LBK Apresiasi Betonisasi Jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Gowa

“Jika masyarakat menemukan hal-hal teknis di lapangan yang dianggap tidak sesuai, silakan didokumentasikan dan disampaikan melalui media sosial dengan menandai akun Gubernur, DPRD, maupun Dinas PU,” katanya.

Sementara itu, Safe Manager Paket I Misdar menyampaikan bahwa untuk ruas Jalan HM Yasin Limpo dengan panjang sekitar 7 kilometer sudah mulai dikerjakan dan ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Ia mengatakan, untuk menghadapi arus mudik pihaknya terlebih dahulu akan melakukan penanganan sementara pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan parah.

Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Cicu Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar

“Untuk menyambut arus mudik, sementara yang jalannya rusak parah kita lakukan penanganan sementara dulu. Ruas Jalan HM Yasin Limpo ini cukup kompleks pengerjaannya karena selain pengaspalan juga pembangunan drainase, sehingga kami memastikan semua tahapan berjalan baik agar kualitasnya maksimal,” jelasnya.

Dalam peninjauan tersebut, para legislator juga berdialog dengan pihak pelaksana proyek untuk memastikan progres pekerjaan serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Proyek jalan multiyears ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya pada ruas batas Gowa menuju Sinjai.

Hadir juga anggota Banggar yakni Andi Anwar Purnomo, Heriwawan, Salman Alfariz , Fadriaty, Andi Tenri Indah, Kadir Halid, Muhammad Sadar, Lukma B Kady, Muhammad, Faradillah, Mallarangen Tutu, Irfan AB, Fadli Ananda, Andi Insan, serta Andi Aan Anugrah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi28 Oktober 2026 08:09
OJK Gandeng 27 Asosiasi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi dengan 27 asosiasi profesi bidang tata kelola untuk mengantisipasi risiko di sektor jasa keuangan, ...
News28 Oktober 2026 06:41
Gakkum Ingatkan Petani Patuhi Aturan Penggunaan Kawasan Hutan
Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, lumpuh total akibat aksi sepihak yang dilancarkan ole...
Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...