Logo Sulselsatu

Pemkab Gowa Perkuat Kolaborasi Tangani Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Lewat Bakti Sosial DWP

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 17 Maret 2026 09:29

Bupati Husniah membagikan telur saat menghadiri bakti sosial DWP menekan angka stunting. Foto: Istimewa.
Bupati Husniah membagikan telur saat menghadiri bakti sosial DWP menekan angka stunting. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Bupati Kabupaten Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menghadiri kegiatan bakti sosial yang digelar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gowa di Kantor Camat Kecamatan Somba Opu, Senin (16/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam menangani kemiskinan ekstrem dan pencegahan stunting di daerah tersebut.

Bupati Talenrang mengapresiasi peran DWP Kabupaten Gowa yang aktif membantu pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan keluarga miskin ekstrem (KME) yang berisiko stunting.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

“Terima kasih kepada DWP yang telah membantu pemerintah dalam memberikan penanganan kepada keluarga miskin ekstrem, khususnya yang berisiko stunting. Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menangani persoalan kemiskinan, sehingga kehadiran mitra strategis seperti DWP sangat membantu kami,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), agar data ibu hamil dan balita berisiko stunting dapat terpantau dengan baik.

“Kalau kita ingin Gowa maju, maka persoalan kemiskinan harus diselesaikan. Alhamdulillah angka stunting di Gowa terus menurun dan saat ini menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan, yakni 17 persen. Dengan kolaborasi bersama, kita optimis kemiskinan dan stunting dapat terus ditekan,” jelasnya.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Bupati Talenrang juga berharap seluruh organisasi, termasuk DWP, terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan kemiskinan dan pencegahan stunting.

Edukasi tersebut diharapkan disertai aksi nyata di lapangan melalui pendekatan sosial, terutama kepada ibu hamil dan ibu menyusui.

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil positif.

Baca Juga : Hak Angket DPRD Gowa Resmi Bergulir, Ini Sejumlah Isu yang Disorot

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Gowa tercatat menurun dari 6,85 persen pada 2024 menjadi 6,64 persen pada 2025 atau sekitar 54 ribu jiwa, angka yang berada di bawah rata-rata provinsi maupun nasional.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gowa Suryanti Andy Azis mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian organisasi kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung program transformasi sosial daerah.

“Kegiatan ini lahir dari kepedulian DWP kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui bakti sosial ini kami ingin berbagi kebahagiaan dan harapan bagi mereka yang masih membutuhkan uluran tangan kita,” katanya.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Ia menjelaskan kegiatan bakti sosial dilaksanakan dalam dua tahap. Pada 13 Maret 2026 lalu, DWP mengunjungi beberapa Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dengan menyerahkan bantuan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak panti.

Selain itu, DWP juga menyalurkan bantuan kepada 20 keluarga miskin ekstrem yang berisiko stunting di wilayah Kecamatan Somba Opu.

“DWP percaya kekuatan organisasi bukan hanya pada program kerja, tetapi juga pada kepedulian, kasih sayang, dan kebersamaan dalam berbagi kepada sesama. Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kita,” tambahnya.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, Jangkau 5.000 Keluarga Berisiko

Usai kegiatan di Kantor Camat Somba Opu, Bupati Gowa bersama rombongan melakukan kunjungan langsung ke beberapa rumah penerima bantuan.

Di antaranya keluarga Syamsuddin di Kelurahan Batangkaluku, Nurhidayanti di Kelurahan Bontoramba, serta korban kebakaran Usman Daeng Late di Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu.

Salah satu penerima bantuan, Nurhidayanti, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah, DWP, serta Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gowa.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Camat Somba Opu, serta para lurah se-Kecamatan Somba Opu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...