Logo Sulselsatu

Kinerja Positif PT Vale di Tengah Tekanan Harga Nikel, Produksi dan Laba Meningkat

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 18 Maret 2026 16:56

Produksi nikel PT Vale. Foto: Istimewa.
Produksi nikel PT Vale. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Vale Indonesia Tbk mencatat kinerja operasional dan keuangan yang solid sepanjang 2025, meski menghadapi tekanan harga nikel global. PT Vale berhasil meningkatkan produksi, pendapatan, hingga laba bersih sebagai cerminan efisiensi dan ketangguhan bisnis.

Sepanjang 2025, produksi nikel dalam matte mencapai 72.027 metrik ton, naik dibandingkan 71.311 ton pada 2024. Peningkatan ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan operasional di tengah dinamika pasar.

Selain produksi, pengiriman nikel matte juga meningkat menjadi 73.093 ton, dari sebelumnya 72.625 ton. Kinerja ini turut menopang capaian EBITDA sebesar US$228,2 juta, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Dari sisi pendapatan, PT Vale membukukan US$990,2 juta pada 2025 atau tumbuh 4 persen dibandingkan 2024 yang sebesar US$950,4 juta. Pertumbuhan ini terjadi meski harga realisasi rata-rata nikel turun 7 persen menjadi US$12.157 per ton.

Kinerja positif juga terlihat pada laba bersih yang mencapai US$76,1 juta, meningkat 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini didorong oleh peningkatan produksi, efisiensi biaya, serta strategi operasional yang disiplin.

Perusahaan juga berhasil menjaga biaya kas penjualan tetap kompetitif di level US$9.339 per ton, sekaligus menjadi yang terendah dalam empat tahun terakhir. Hal ini mencerminkan pengelolaan biaya yang efektif di tengah berbagai tantangan operasional.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

Tak hanya itu, PT Vale mulai memperluas sumber pendapatan melalui penjualan bijih nikel saprolit. Sepanjang 2025, penjualan mencapai 2,31 juta wet metric ton, dengan kontribusi terbesar berasal dari Blok Bahodopi.

Dari sisi investasi, perusahaan mengalokasikan belanja modal sebesar US$485,9 juta atau meningkat 46 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Investasi ini difokuskan pada pengembangan proyek strategis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Direktur & Chief Financial Officer PT Vale Rizky Putra mengatakan, kinerja 2025 mencerminkan ketangguhan perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

“Ke depan, PT Vale terus memperkuat strategi hilirisasi melalui pengembangan proyek tambang dan fasilitas pengolahan, termasuk di Pomalaa yang telah mencapai sekitar 60 persen progres,” kata Rizky.

Proyek ini ditargetkan mendukung peningkatan kapasitas produksi dan nilai tambah industri nikel nasional.

Di tengah tekanan harga komoditas global, PT Vale tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang industri nikel, seiring meningkatnya permintaan untuk kebutuhan energi bersih dan kendaraan listrik.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

Dengan kinerja yang solid sepanjang 2025, PT Vale menunjukkan komitmen untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, menjaga efisiensi, serta memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...