Logo Sulselsatu

OJK Catat Lonjakan Investor di Sulsel, Kepercayaan ke Pasar Modal Meningkat

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 25 Maret 2026 16:36

Perkembangan investor di Sulsel terus menunjukkan tren positif. Foto: Istimewa.
Perkembangan investor di Sulsel terus menunjukkan tren positif. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus meningkat. Hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah investor dalam beberapa tahun terakhir.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar menunjukkan total investor pasar modal atau Single Investor Identification (SID) mencapai 525.596 investor pada Desember 2025. Jumlah ini tumbuh 31,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang percaya dan mulai berinvestasi di pasar modal. Mereka tidak lagi ragu untuk menempatkan dana pada instrumen seperti saham, reksa dana, dan Surat Berharga Negara (SBN).

Baca Juga : Sektor Perdagangan Besar dan Eceran Dominasi Penyaluran Kredit Perbankan di Sulsel

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin mengatakan, pertumbuhan investor terlihat konsisten dalam tiga tahun terakhir.

Pada Desember 2023, jumlah investor saham tercatat sekitar 102.305 investor. Angka ini meningkat menjadi 128.450 investor pada 2024, lalu naik lagi menjadi 180.427 investor pada 2025.

“Tren serupa juga terjadi pada instrumen lain. investor reksa dana masih mendominasi dengan jumlah 303.350 investor pada 2023, meningkat menjadi 382.599 pada 2024, dan mencapai 499.226 investor pada 2025,” kata Muchlasin dalam Journalist Update di Kantor OJK Sulselbar, Senin (9/3/2026).

Baca Juga : Kinerja Perbankan Syariah di Sulsel Kian Kuat, Aset dan DPK Tumbuh Dua Digit

Sementara itu, investor SBN juga naik dari 15.151 investor pada 2023 menjadi 17.938 pada 2024, lalu 21.480 investor pada 2025.

Dari sisi pertumbuhan, saham mencatat kenaikan tertinggi sebesar 40,46 persen. Reksa dana tumbuh 30,48 persen, dan SBN meningkat 19,75 persen.

Selain jumlah investor, nilai transaksi saham juga ikut meningkat. Pada Desember 2023, transaksi tercatat sekitar Rp18,84 triliun.

Baca Juga : Aset, Kredit, dan DPK Bank di Sulsel Meningkat pada Januari 2026

Nilai ini naik menjadi Rp22,64 triliun pada 2024, lalu kembali meningkat menjadi Rp41,87 triliun pada 2025.

Peningkatan jumlah investor dan transaksi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap pasar modal. Edukasi keuangan dan kemudahan akses investasi juga ikut mendorong tren ini.

Ke depan, Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong literasi keuangan agar semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat investasi. Dengan begitu, pertumbuhan investor di Sulawesi Selatan diharapkan terus berlanjut dan semakin merata.8

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Opini27 Maret 2026 11:32
Opini: Dilema PSEL Makassar, Menimbang Akurasi Teknis di Antara Dua Lokasi
Makassar sedang bertaruh dengan waktu. Di satu sisi, tumpukan sampah di TPA Tamangapa sudah menjadi gunung yang menanti solusi....
Makassar27 Maret 2026 11:09
Pemkot Makassar Pertama Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
SULSELSATU.com MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah ...
Ekonomi27 Maret 2026 10:06
ASKI Kolaborasi di PSBM XXVI 2026, Dorong Kopi Sulsel Mendunia
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Sulawesi Selatan turut ambil bagian dalam gelaran Persatuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM)...
Makassar27 Maret 2026 09:03
PSBM XXVI 2026 di Makassar Dongkrak Perputaran Ekonomi
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI tahun 2026 di Kota Makassar menjadi momentum strategis dalam mendorong p...