SULSELSATU.com, SIDRAP – Kinerja sektor pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang terus menunjukkan perkembangan positif.
Di bawah kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nur Kanaah, produktivitas petani dinilai semakin meningkat, termasuk di wilayah Salomallori, Kecamatan Dua Pitue.
Dari hasil panen di lahan seluas kurang lebih 2 hektare, petani setempat mencatat capaian produksi yang cukup tinggi. Data lapangan menunjukkan total panen mencapai 135 karung dengan berat bersih sekitar 15.599 kilogram.
Dengan harga gabah berada di kisaran Rp7.200 per kilogram, nilai produksi tersebut menghasilkan pendapatan kotor hingga Rp112.312.800.
“Ini menunjukkan bahwa produktivitas pertanian di Sidrap terus mengalami peningkatan dan memberikan hasil yang signifikan bagi petani,” ujar salah satu sumber di lapangan.
Keberhasilan tersebut juga ditopang oleh efisiensi biaya operasional. Dari total pendapatan kotor, biaya produksi tercatat sebesar Rp19.589.043 sehingga menghasilkan pendapatan bersih mencapai Rp92.723.757.
Baca Juga : Turnamen Domino Nene Mallomo Bupati Cup II 2026 Berakhir, Dev Walet/Dce Tekuk Wakil Parepare
Sistem bagi hasil yang diterapkan antara pemilik lahan dan petani penggarap pun memberikan keuntungan yang seimbang. Berdasarkan kesepakatan, laba bersih dibagi rata sehingga masing-masing pihak menerima Rp46.361.878.
“Pola kerja sama seperti ini membuat petani tetap mendapatkan hasil yang layak sekaligus menjaga keberlanjutan usaha pertanian,” ungkapnya.
Jika dihitung dalam satu musim tanam selama empat bulan, pendapatan yang diterima petani penggarap setara dengan sekitar Rp11,5 juta per bulan. Angka tersebut dinilai cukup tinggi dan menjadi indikator meningkatnya kesejahteraan petani.
“Ini bukti bahwa bertani itu menjanjikan. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, penghasilan petani bisa bersaing, bahkan melampaui gaji pekerja kantoran,” kata seorang tokoh masyarakat setempat.
Menanggapi capaian tersebut, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja bersama antara petani dan pemerintah daerah.
“Kami terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui berbagai program dan pendampingan. Hasil seperti ini menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Syaharuddin, Senin (30/3/2026).
Baca Juga : Pemkab Sidrap Bahas Ekspansi PLTB 75 MW Bersama PT Barito Wind Energy
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus menjaga stabilitas harga dan memperkuat dukungan terhadap petani agar tren positif ini dapat berkelanjutan.
“Harapan kami, keberhasilan ini bisa menjadi motivasi bagi petani lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan hasil produksi, sehingga kesejahteraan masyarakat Sidrap semakin merata,” ujarnya.
Capaian ini dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian.
Baca Juga : Jaga Proyek Tetap Aman, Pemkab Sidrap Gandeng Jamkrindo
Stabilitas harga gabah dan peningkatan produktivitas diharapkan terus terjaga agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh petani di seluruh wilayah Sidrap.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar