Logo Sulselsatu

Pemkab Gowa Perkuat Intervensi Penurunan Zero Dose Berbasis Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 01 April 2026 17:53

Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional Tingkat Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong. Foto: Istimewa.
Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional Tingkat Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong penguatan intervensi penurunan anak zero dose melalui pendekatan berbasis data, integrasi layanan, dan kolaborasi lintas sektor.

Upaya ini ditegaskan dalam kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional Tingkat Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (1/4/2026).

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menekankan pentingnya pemutakhiran data sasaran, perluasan jangkauan layanan imunisasi, serta optimalisasi peran puskesmas dan posyandu sebagai titik layanan terdepan.

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

Pendekatan jemput bola menjadi prioritas untuk menjangkau kelompok rentan di wilayah dengan akses terbatas.

“Intervensi penurunan zero dose harus dimulai dari validitas data. Tanpa basis data yang presisi, kebijakan tidak akan tepat sasaran,” ujar Talenrang.

Lebih lanjut, Talenrang juga mendorong penguatan peran kecamatan, desa, dan kelurahan dalam fungsi monitoring wilayah.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

Dukungan kader posyandu dan PKK diposisikan sebagai penggerak perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi yang kontekstual dan berkelanjutan.

“Layanan tidak boleh bersifat pasif. Puskesmas dan tenaga kesehatan perlu mengubah pola kerja menjadi proaktif dengan menjangkau langsung sasaran di lapangan,” lanjutnya.

Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, penanganan zero dose dipandang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan risiko penyakit menular dan gangguan tumbuh kembang anak.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

Sinergi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama juga diperkuat untuk memastikan akurasi informasi publik terkait imunisasi.

“Penurunan zero dose adalah kerja sistemik. Dibutuhkan koordinasi lintas sektor yang konsisten agar capaian kesehatan anak dapat meningkat secara terukur,” pungkas Talenrang.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang tidak valid terkait vaksin serta mendorong konsolidasi seluruh elemen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga : Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen

“Masyarakat tidak perlu ragu terhadap vaksin. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak benar. Kita butuh kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah agar target intervensi ini bisa tercapai sesuai rencana,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Gowa Abdul Haris Usman menegaskan, intervensi penurunan zero dose dijalankan dengan target terukur dan penjadwalan yang ketat.

Ia juga menyebutkan, bahwa total sasaran mencapai 5.787 anak, dengan target intervensi awal 50 persen atau sekitar 2.894 anak.

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

“Target kita 5.787 anak, dengan capaian awal 50 persen atau sekitar 2.894 anak dalam dua minggu. Pelaksanaan dimulai hari ini sampai 7 April, kemudian masuk tahap monitoring nasional pada 7 sampai 9 April,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan utama masih pada persepsi sebagian orang tua terhadap imunisasi, sehingga pendekatan edukasi berbasis kolaborasi lintas sektor terus diperkuat.

Penjangkauan dilakukan secara aktif hingga ke wilayah sulit akses dengan melibatkan camat, pemerintah desa dan kelurahan, puskesmas, serta kader PKK, guna memastikan seluruh sasaran by name by address dapat ditemukan dan dilayani secara efektif.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan PKK Pusat, Safriati Safrizal, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, dan Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah. Hadir pula para Kepala SKPD, pemerintah wilayah, dan unsur masyarakat se-Kabupaten Gowa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 November 2026 12:22
OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah) untuk memperluas edukasi keuanga...
Olahraga02 November 2026 11:55
The Lantis Tutup Fazzio Youth Festival 2026, Tiket Didonasikan ke YKAI
Konser grup musik The Lantis menjadi penutup rangkaian Fazzio Youth Festival 2026 di GOR Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sabtu (31/10/202...
Bisnis02 November 2026 09:30
PLN Dampingi Petani Kopi Batui, Penjualan Naik 326 Persen
Nilai penjualan kopi green bean Kelompok Tani Kopi Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, meningkat lebih dari empat kali lipat setelah mendapatka...
News02 November 2026 07:16
OJK Catat 27,23 Juta Rekening Baru Selama BIK 2026
Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 mencatat pembukaan 27,23 juta rekening dan akun produk jasa keuangan sepanjang Oktober 2026...