Logo Sulselsatu

Wali Kota Makassar Paparkan MCH sebagai Inovasi Ketenagakerjaan di Forum Penilaian Apresiasi Kemendagri

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 02 April 2026 07:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan Program Makassar Creative Hub (MCH) sebagai inovasi daerah di sektor ketenagakerjaan. Program unggulan tersebut disampaikan Munafri secara daring, Rabu (1/04/2026).

Melalui forum Presentasi Kepala Daerah pada kegiatan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri, Munafri memaparkan MCH sebagai salah satu langkah mengatasi angka pengangguran pemuda di Makassar.

Dalam pemaparannya, Munafri menjelaskan bahwa MCH dihadirkan sebagai wadah pengembangan kreativitas, peningkatan keterampilan, serta inkubasi bagi masyarakat Kota Makassar, khususnya generasi muda usia produktif.

“Makassar Creative Hub ini kami hadirkan sebagai ruang ekspresi sekaligus ruang peningkatan skill bagi anak-anak muda. Di sini mereka bisa mengembangkan kreativitas, melakukan upgrading skill, sekaligus mendapatkan akses terhadap peluang kerja,” ujarnya.

Program tersebut, kata Munafri,vjuga menyediakan ruang kolaborasi seperti co-working space yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja, serta membuka akses bagi perguruan tinggi untuk menjaring talenta terbaik.

“Kita ingin mempertemukan para pencari kerja dengan pemberi kerja, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan dunia pendidikan dan industri dalam satu ekosistem,” jelasnya.

Tak hanya itu, Munafri menegaskan bahwa MCH dirancang untuk melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan dan membuka lapangan kerja baru.

“Kita harapkan anak-anak yang keluar dari MCH punya sesuatu yang berbeda, sesuai passion dan career path mereka, sehingga ke depan bisa menjadi pencipta lapangan kerja,” tambahnya.

Dalam sesi tanya jawab, Munafri menerima apresiasi inovasi MCH langsung dari tim penilai. MCH dinilai sebagai salah satu inovasi ketenagakerjaan yang sangat baik untuk direplikasi oleh pemerintah daerah lain. Meski demikian, MCH juga berpotensi sebagai magnet urbanisasi yang menarik pemuda dari daerah lain.

Menanggapi hal tersebut, Munafri menegaskan bahwa program MCH terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar di Makassar, namun tetap memprioritaskan warga ber-KTP Makassar dalam akses pengembangan usaha.

“Kita tidak menolak siapa pun untuk belajar di Makassar. Tapi setelah itu, kemudahan dalam membangun usaha tentu akan kami prioritaskan bagi warga ber-KTP Makassar,” jawabnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa MCH yang saat ini berjalan hampir satu tahun akan segera dievaluasi secara menyeluruh. Ke depan, Pemkot Makassar menargetkan pengembangan empat Creative Hub di berbagai wilayah agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

“Kami ingin memastikan fasilitas ini tidak terpusat di satu titik, tetapi hadir lebih dekat di tengah masyarakat di berbagai wilayah Kota Makassar,” harapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...