SULSELSATU.com, MAKASSAR — Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar sebagai langkah memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Kesepakatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang berlangsung di Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani.
Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Rektor ITB Nobel Indonesia Badaruddin.
Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar
Rektor ITB Nobel Indonesia, Badaruddin, menjelaskan bahwa pemerintah daerah merupakan mitra penting bagi perguruan tinggi, terutama dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat serta penelitian terapan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, kerja sama antara ITB Nobel dan Pemerintah Kota Makassar sebenarnya telah berjalan sebelumnya melalui beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk kolaborasi riset bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).
Ia berharap, melalui penandatanganan MoU tersebut, ruang kerja sama antara kampus dan pemerintah daerah semakin terbuka, sehingga dosen dan mahasiswa dapat berkontribusi lebih luas dalam kegiatan penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga : Puluhan Dosen ITB Nobel Kantongi Hibah Penelitian 2026
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa kerja sama dengan ITB Nobel menambah daftar kemitraan Pemerintah Kota Makassar dengan berbagai perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kota berbasis kolaborasi.
Munafri mengatakan, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjalankan amanat konstitusi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota. Dibutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk perguruan tinggi, agar pembangunan bisa berjalan lebih baik dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar
Ia juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara ITB Nobel dengan berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kota Makassar, terutama dalam pengembangan riset, inovasi daerah, serta program pemberdayaan masyarakat.
Munafri berharap kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat segera ditindaklanjuti dengan program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Makassar dan ITB Nobel Indonesia diharapkan dapat menghadirkan berbagai inovasi dan solusi untuk mendukung pembangunan kota sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar