Logo Sulselsatu

Diduga Dibekingi Oknum, Tambang Ilegal Tindang Beroperasi Siang-Malam Tanpa Hambatan

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Kamis, 09 April 2026 16:45

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Aktivitas tambang ilegal di Dusun Tindang, Desa Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, menuai keluhan warga. Selama berbulan-bulan, praktik penambangan pasir menggunakan mesin penghisap disebut terus berlangsung tanpa penindakan tegas.

Warga dari Tindang dan Bontoramba mengaku khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan. Penggunaan mesin penghisap di lokasi tambang galian C dinilai telah merusak struktur tanah serta lingkungan sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas tambang tersebut diduga dikelola oleh seorang pria berinisial RDR. Sebelumnya, penambangan dilakukan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Namun, seiring kondisi galian yang semakin dalam, metode penambangan beralih menggunakan mesin penyedot pasir.

“Kerusakan lingkungannya sudah sangat parah. Batas antara sungai dan sawah sudah tidak terlihat lagi karena pasirnya sudah diambil,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (9/4/2026).

Lokasi tambang disebut berada di belakang Kantor Lurah Bontoramba. Di area tersebut, mesin berukuran besar terlihat beroperasi sejak pagi hingga malam hari. Aktivitas penjualan pasir bahkan disebut berlangsung hingga larut malam.

Warga menilai, penggunaan mesin penghisap dari bawah tanah berpotensi menyebabkan amblesnya permukaan tanah, termasuk di kawasan permukiman.

“Kami sangat khawatir kampung kami bisa amblas. Mesin itu mengisap pasir dari bawah, tentu ini membahayakan. Kami minta aparat segera turun tangan,” tambah warga. Warga menduga aktivitas tambang ini dibekingi oknum aparat.

Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Gowa dan Polda Sulawesi Selatan, untuk segera melakukan penertiban serta menghentikan aktivitas tambang ilegal tersebut sebelum dampaknya semakin meluas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas tambang ilegal tersebut.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 November 2026 12:22
OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah) untuk memperluas edukasi keuanga...
Olahraga02 November 2026 11:55
The Lantis Tutup Fazzio Youth Festival 2026, Tiket Didonasikan ke YKAI
Konser grup musik The Lantis menjadi penutup rangkaian Fazzio Youth Festival 2026 di GOR Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sabtu (31/10/202...
Bisnis02 November 2026 09:30
PLN Dampingi Petani Kopi Batui, Penjualan Naik 326 Persen
Nilai penjualan kopi green bean Kelompok Tani Kopi Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, meningkat lebih dari empat kali lipat setelah mendapatka...
News02 November 2026 07:16
OJK Catat 27,23 Juta Rekening Baru Selama BIK 2026
Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 mencatat pembukaan 27,23 juta rekening dan akun produk jasa keuangan sepanjang Oktober 2026...