Logo Sulselsatu

Syaharuddin Alrif dan Ni’matullah Sepakat Anggaran Bibit Nanas Tak Pernah Dibahas di DPRD Sulsel

Asrul
Asrul

Minggu, 19 April 2026 14:13

Elit NasDem, Demokrat dan Gerindra Sulsel bertemu satu meja di Makassar. Ist
Elit NasDem, Demokrat dan Gerindra Sulsel bertemu satu meja di Makassar. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dua mantan wakil Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024 yang telah bersaksi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel terkait kasus korupsi bibit nanas memberikan klarifikasi.

Keduanya adalan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan juga Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah.

Syaharuddin menegaskan, bahwa waktu dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua tidak pernah ada penganggaran ataupun pembahasan terkait pengadaan bibit nanas yang saat ini tengah menjadi sorotan publik.

Baca Juga : Ombas Polisikan Saksi dan Pansus Hak Angket DPRD Gowa Terkait Pencemaran Nama Baik

“Soal bibit nanas tidak pernah kami ketahui di tingkat pimpinan maupun di bahas pada badan anggaran,” kata Syaharuddin dalam keterangannya ke media, dikutip Minggu (19/4/2026).

Syaharuddin menuturkan bahwa pada tahun 2024 dirinya lebih banyak di dapil karena saat itu masuk tahapan pileg dan Pilkada, namun dirinya tetap memastikan bahwa isu yang saat ini menjadi sorotan publik tak pernah ada dalam pembahasan pada APBD 2024.

“Saya sebagai unsur pimpinan DPRD Sulsel periode 2019-2024 tidak pernah pernah ada pembahasan khusus maupun pengambilan keputusan terkait program tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga : Naik Penyidikan, Bupati Gowa Segera Diperiksa di Polda Sulsel Terkait Laporan Mantan Suami

Sementara itu, eks Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah menyampaikan kehadirannya di Kejati Sulsel sebagai wujud tanggungjawab dirinya dan kepatuhan atas proses hukum yang sedang berjalan.

“Kegiatan konfirmasi tersebut, berjalan cukup lancar dan kondusif, karena pihak penyidik Kejati Sulsel telah memperoleh dokumen-dokumen terkait, seperti draft APBD tahun 2024 dan risalah-risalah rapat Banggar dan rapat komisi, sehingga dialog dan diskusi dengan pihak penyidik terkait kasus yang sedang disidik pihak Kejati, konfirmasinya sangat kondusif, berlangsung sekitar 1-1,5 jam,” ungkap Ulla sapaannya.

Ulla juga menyampaikan bahwa dalam pembahasan APBD tahun 2024 yang dibahas lebih serius adalah program pisang cavendish.

Baca Juga : Bupati Gowa Makin Terancam, 3 Kasus yang Menyeret Namanya Naik Status di Kepolisian Selain Usulan Pemakzulan

“Adapun fokus yang dipertanyakan dan dimintakan konfirmasi kepada kami, adalah tentang pembahasan dan penganggaran bibit nanas untuk APBD tahun 2024.
Seingat kami, baik di tingkat Banggar, maupun di level pimpinan, soal bibit nanas tersebut tidak pernah dibicarakan dan dibahas secara spesifik, yang pernah dibicarakan cukup serius justru tentang pengembangan komoditi pisang cavendish,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis21 Agustus 2026 21:05
BNI Buka Presale Eksklusif Tiket Andrea Bocelli, Diskon hingga 20 Persen
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membuka exclusive presale tiket konser Andrea Bocelli “Romanza - 30th Anniversary World Tour” melalui...
Sulsel21 Agustus 2026 20:53
Kalla Rescue Siaga SAR Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, Kawal 3.786 Pendaki
Kalla Rescue kembali terlibat dalam Siaga SAR Merah Putih 2026 di Gunung Bawakaraeng pada 15 hingga 18 Agustus 2026....
Makassar21 Agustus 2026 20:07
RRI Fest 2026 Makassar Hadirkan Gerakan Pangan Murah dan Bazaar UMKM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Makassar akan menggelar RRI Fest 2026 pada 4–5 Septembe...
Metropolitan21 Agustus 2026 18:24
Appi Desak OPD Matangkan Perencanaan, Januari 2027 Program Harus Langsung Jalan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala Organisasi Peran...