SULSELSATU.com, MAKASSAR – Peran perempuan dalam dunia kerja dan bisnis terus menjadi perhatian, terutama dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.
KALLA menghadirkan program Level Up Kartini SheLeads sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan karier perempuan.
Salah satu rangkaian kegiatannya adalah Kartini Talks bertajuk “Beyond Capability: Rethinking How Women Choose, Prioritize, & Live” yang digelar di Creative Innovation Space (CIS) Wisma Kalla.
Baca Juga : HUT ke-8, NIPAH PARK Gelar Donor Darah dan Kumpulkan 115 Kantong
Kegiatan ini menghadirkan Founder Insight Sinergi Talenta Fauziah Zulfitri sebagai pembicara.
Fauziah mengungkapkan, keterwakilan perempuan di posisi pimpinan global masih tergolong rendah.
Meski demikian, perusahaan yang menerapkan prinsip inklusivitas cenderung memberi ruang lebih besar bagi perempuan untuk berada di level manajemen strategis.
Baca Juga : Athirah 42 Tahun, Perluas Jaringan dan Perkuat Kualitas Pendidikan
“Tim dengan leadership yang inklusif akan memiliki performa 17 persen lebih baik. Perusahaan dengan keberagaman gender yang tinggi juga memiliki peluang hingga 25 persen lebih besar outperform secara finansial,” sebut Oci, sapaan karib Fauziah.
Ia menjelaskan, perempuan memiliki sejumlah keunggulan, seperti ketelitian dan kepekaan, yang menjadi nilai tambah dalam pengambilan keputusan bisnis.
“Ketelitian dan kepekaan sangat diperlukan untuk menentukan nasib dan kelanjutan sebuah bisnis. Untuk itu, mulai sekarang, jangan pernah melihat sisi femininnya kita atau gender kita sebagai sebuah kelemahan. Jangan beranggapan bahwa saya perempuan, maka saya terbatas. Itu hanyalah persepsi saja,” tegas Fauziah.
Baca Juga : Partisipasi Perempuan di Industri Tambang Naik, PT Vale Catat Peningkatan Setiap Tahun
Menurutnya, pendekatan kepemimpinan yang humanis atau caring leadership juga menjadi kekuatan yang secara alami dimiliki perempuan.
“Siapa yang punya itu secara naluriah? Kitalah sebagai perempuan karena kita dilahirkan dengan insting yang jauh lebih baik dari laki-laki,” imbuhnya.
Fauziah juga menyoroti tantangan yang dihadapi perempuan yang memilih berkarier, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan personal.
Baca Juga : BRI Perkuat Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
“Konsekuensi ketika memilih untuk berkarier ialah hidup kita akan menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan. Sebagai perempuan, tantangannya dua kali lipat. Tantangan itulah yang menjadi konsekuensi yang harus kita hadapi karena kita sudah memilih,” tuturnya.
Selain diskusi, KALLA juga menghadirkan kegiatan lain untuk memeriahkan Hari Kartini. Di antaranya fun match padel bertema Kartini On Court yang akan digelar di COPA Grounds, serta mirror selfie spot challenge bagi karyawan dengan hadiah e-wallet.
Melalui rangkaian program ini, KALLA mendorong perempuan untuk terus berkembang, percaya diri, dan mengambil peran strategis dalam dunia kerja, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan bisnis yang berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar