Logo Sulselsatu

Perkuat Pasokan Air, Direksi PDAM Makassar Tinjau Persiapan Pemasangan Pompa Air Baku Moncongloe

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 09 Juni 2026 17:08

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, bersama Plt Direktur Umum Andi Taufiq Aris meninjau langsung persiapan pemasangan pompa air baku di kawasan Sungai Moncongloe, Kabupaten Maros, Selasa (9/6/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus menindaklanjuti komitmen PT Teraya agar sistem pompa air baku di kawasan Manggala dapat mulai beroperasi pada akhir Juni 2026.
Pemasangan pompa tersebut bertujuan memperkuat pasokan air baku guna mengantisipasi potensi krisis air bersih, terutama saat terjadi penurunan debit pada sumber air utama Perumda Air Minum Kota Makassar.

Dalam peninjauan itu, Andi Syahrum mengatakan masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus segera diselesaikan sebelum sistem dapat diuji coba. Di antaranya tiga unit pompa yang belum terkoneksi dengan sistem utama, jaringan listrik yang belum tersedia, serta beberapa sambungan pipa pada bagian akhir jalur distribusi yang masih memerlukan penyelesaian.

Meski demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Teraya untuk mempercepat seluruh tahapan pekerjaan agar target operasional pada akhir Juni dapat tercapai.

“Kami memastikan komitmen PT Teraya agar akhir Juni ini pompa di Manggala sudah dapat berfungsi. Masih ada beberapa pekerjaan tersisa, tetapi kami sudah meminta percepatan agar penyambungan jaringan bisa segera diselesaikan,” kata Andi Syahrum.

Ia menjelaskan, keberadaan pompa baru tersebut sangat penting karena selama beberapa tahun terakhir tambahan pasokan air baku masih bergantung pada pompa lama yang kini mengalami kerusakan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketersediaan air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA), sehingga berdampak pada pelayanan dan memicu peningkatan keluhan pelanggan di sejumlah wilayah.

“Tahun-tahun sebelumnya kebutuhan tambahan air baku masih dibantu oleh pompa lama. Namun tahun ini pompa tersebut mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat digunakan, sementara kami menunggu penyelesaian sistem pompa yang baru,” ujarnya.

Andi Syahrum menegaskan jajaran direksi akan terus mengawal progres pekerjaan hingga selesai. Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya kembali menjadwalkan peninjauan lapangan guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal.

Ia menargetkan minimal satu unit pompa sudah dapat menjalani uji coba operasional pada akhir Juni 2026 sebelum seluruh sistem beroperasi secara penuh.

Apabila telah berfungsi, sistem pompa air baku tersebut akan menjadi sumber tambahan pasokan yang diprioritaskan untuk memperkuat pelayanan di kawasan utara Kota Makassar, wilayah timur kota, serta sejumlah daerah yang masih membutuhkan tambahan debit air.
“Untuk wilayah utara, kerung-kerung dan wilayah Timur kota Makassar.”pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Opini18 Juli 2026 13:18
OPINI: Menata Golkar Sulsel Menuju Pemilu 2029
Oleh: Usman Marham, Ketua DPD II Partai Golkar Pinrang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan seharusnya tidak berhenti sebagai agen...
Hukum18 Juli 2026 12:13
Polda Sulsel Usut Laporan Eks Suami Bupati Gowa soal Dugaan Keterangan Palsu dalam Perkara Cerai
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai mengusut laporan dugaan keterangan palsu dalam perkara perceraian yang dilayang...
Sulsel18 Juli 2026 11:56
Organisasi Tani Merdeka Dorong Kesejahteraan Petani dan Swasembada Pangan Nasional
SULSELSATUcom, ENREKANG – Organisasi Tani Merdeka Indonesia terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kesejahteraan petani ...
Video17 Juli 2026 21:49
VIDEO: Yang Bilang Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Sendiri!
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto meminta pihak yang menilai harga beras terlalu mahal untuk ikut menanam padi sendiri. Menurut Prabowo...