Logo Sulselsatu

Kalla Toyota Catat Kenaikan Pemesanan Mobil Diesel Sampai 40 Persen

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 27 April 2026 16:07

Pembeli mobil diesel di Kalla Toyota. Foto: Istimewa.
Pembeli mobil diesel di Kalla Toyota. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Di tengah isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya Solar, minat masyarakat terhadap kendaraan Toyota bermesin diesel tetap tinggi.

Kondisi ini terlihat dari meningkatnya pemesanan unit diesel di Kalla Toyota sepanjang 2026.

Beberapa model yang masih menjadi favorit pelanggan antara lain Toyota Hilux Double Cabin, Innova Diesel, dan Fortuner.

Baca Juga : Veloz Hybrid Dongkrak Penjualan Kalla Toyota, Market Share Juni Tembus 40,9 Persen

Ketiga kendaraan ini dinilai tetap unggul dari sisi ketangguhan, performa, hingga nilai investasi jangka panjang.

Marketing General Manager Kalla Toyota Suliadin mengatakan, pelanggan di segmen ini umumnya lebih mengutamakan kualitas dan fungsi kendaraan dibandingkan biaya operasional harian.

“Bagi mereka Toyota Hilux Double Cabin, Innova Diesel, dan Fortuner bukan sekadar alat transportasi, melainkan partner dalam menjalankan usaha dan pendukung gaya hidup. Itulah mengapa kenaikan harga Solar tidak menyurutkan minat beli, karena ketangguhan, performa, dan durabilitas unit yang tetap menjadi prioritas utama,” ujar Suliadin.

Baca Juga : Booth Baru Kallafriends di MaRI Tawarkan Merchandise Eksklusif Piala Dunia 2026

Menurutnya, hingga pertengahan April 2026, total pemesanan unit diesel mengalami peningkatan hingga 40 persen.

Rinciannya, Fortuner naik 5 persen, Hilux Double Cabin meningkat 25 persen, dan Innova Diesel mencatat lonjakan tertinggi hingga 140 persen.

Selain dikenal tangguh, ketiga model ini juga memiliki nilai jual kembali yang stabil. Hal tersebut membuat kendaraan diesel Toyota dinilai sebagai investasi yang cerdas, khususnya bagi kalangan pebisnis dan masyarakat mapan.

Baca Juga : Didorong Veloz Hybrid, Penjualan Kalla Toyota Tembus 2.000 Unit pada Juni 2026

Segmen premium seperti pemilik Toyota Alphard pun disebut banyak yang melengkapi garasi mereka dengan satu unit kendaraan diesel Toyota untuk mendukung mobilitas harian.

Salah satu pengguna Fortuner Diesel, Riri, mengaku kenaikan harga Solar bukan menjadi pertimbangan utama saat memilih kendaraan.

“Kenaikan Solar bukan menjadi masalah berarti bagi saya sebagai pengguna Fortuner Diesel. Karena, memang awal keinginan memiliki mobil ini itu bukan melihat dari bahan bakarnya. Tapi, lebih ke durability, ketangguhan, performa, dan kebandelan mesinnya,” tutup Riri dengan ketawa kecilnya.

Baca Juga : Kalla Toyota Tutup Semester I 2026 dengan Pertumbuhan Penjualan 13 Persen

Kondisi ini menunjukkan bahwa kendaraan diesel masih menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan performa, daya tahan, dan nilai jangka panjang dibanding sekadar efisiensi bahan bakar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif09 Juli 2026 17:07
New Honda Vario Evo 160 Resmi Hadir di Makassar, Dibekali Mesin Baru dan Fitur Unggulan
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) resmi meluncurkan New Honda Vario Evo 160 di Sulawesi Selatan melalui kegiatan Press Gathering yang digelar...
Otomotif09 Juli 2026 14:10
Veloz Hybrid Dongkrak Penjualan Kalla Toyota, Market Share Juni Tembus 40,9 Persen
Kalla Toyota mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tengg...
Pendidikan09 Juli 2026 13:33
Temu Pendidik Nusantara XIII Makassar-Gowa, Ruang Perkuat Ekosistem Pendidikan
Ratusan guru dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan mengikuti Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Makassar-Gowa yang berlangsung pada 4-5 Juli 2026 d...
Berita Utama09 Juli 2026 13:22
Kejaksaan Mulai Usut Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Hibah KONI Makassar Rp15 M
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar mulai mengusut laporan dugaan penyimpangan dana hibah Komite Olahraga Nasional Ind...