SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Bosowa (Unibos) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat hingga ke level internasional.
Melalui program International Community Service, Unibos menggagas kolaborasi lintas institusi untuk memberdayakan komunitas pekerja migran Indonesia di Kampung Baru, Malaysia, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema Integrated Collaboration for the Empowerment of Indonesian Migrant Communities in Malaysia ini melibatkan sejumlah unit strategis di lingkungan Bosowa, di antaranya Directorate of Innovation, Research and Community Service, Politeknik Bosowa, Bosowa Property, Bosowa Education, serta Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru Malaysia.
Baca Juga : Fakultas Hukum Unibos Gandeng UiTM Malaysia, Perkuat Kolaborasi Riset Internasional
Sekretaris Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Menurutnya, peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada pendidikan, tetapi juga harus hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk komunitas diaspora.
“Pengabdian ini menjadi bentuk nyata kepedulian kita untuk terus berbagi dan memberdayakan masyarakat Indonesia di luar negeri. Kolaborasi seperti ini penting agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, sektor usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, termasuk yang berada di luar negeri.
Baca Juga : Universitas Bosowa Terima Tiga Profesor Baru
Sementara itu, Kepala International Office Unibos, Ayu Kartika, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi kampus yang berorientasi pada kontribusi global. Kehadiran Unibos di tengah komunitas migran Indonesia di Malaysia dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat jejaring lintas negara.
Wakil Rektor III Unibos, Prof. Dr. Nasrullah, juga menambahkan bahwa kegiatan pengabdian internasional ini tidak hanya memperluas kerja sama kelembagaan, tetapi sekaligus menegaskan posisi Unibos sebagai perguruan tinggi yang aktif menjawab tantangan global.
Dalam pelaksanaannya, program ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, termasuk sesi berbagi pengetahuan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia. Mereka diperkenalkan pada budaya, sejarah, serta nilai-nilai kebangsaan Indonesia melalui metode interaktif.
Baca Juga : Universitas Bosowa Panen Penghargaan di Anugerah Diktisaintek 2025
Suasana kegiatan semakin hidup dengan permainan tradisional Indonesia yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas kebangsaan anak-anak diaspora.
Melalui inisiatif ini, Universitas Bosowa menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, termasuk komunitas Indonesia di luar negeri.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar