Logo Sulselsatu

Jaringan Internasional Sabu Dibongkar di Makassar, Kurir Simpan Barang di Ikat Pinggang

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Rabu, 13 Mei 2026 23:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi membongkar jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam pengungkapan tersebut, tujuh orang ditangkap setelah kedapatan mengedarkan sabu seberat 1,45 kilogram dengan modus menyembunyikan barang haram itu di ikat pinggang agar lolos dari pemeriksaan petugas di sejumlah Bandara.

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka DD mengaku menjemput langsung narkotika tersebut di Tanjung Pinang. Sabu itu kemudian diselundupkan dengan modus disimpan diikat di pinggang hingga lolos melewati tiga bandara, mulai dari Batam hingga Bandara Internasional Hasanuddin Makassar.

“Modusnya adalah narkotika itu ditaruh diikat pinggang dan itu lolos melalui jalur bandara,” kata Arya Perdana saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Rabu (13/5/2026).

Selain itu, pihak kepolisian juga membongkar sebuah gudang penyimpanan sabu di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Tersangka MRP berperan sebagai operator akun Instagram sekaligus menjaga salah satu gudang penyimpanan sabu milik jaringan pengedar narkotika di Makassar.

“Ini di gudang ya. Jadi kalau kita sebut itu gudangnya di Makassar itu di wilayah (Kecamatan) Panakukang, Jalan Boulevard,” ungkap Arya.

Kasus ini bermula saat polisi menggerebek sebuah kamar kos di Jalan Inspeksi Kanal, Kecamatan Makassar, pada Senin (20/4). Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan dua perempuan berinisial FT dan AN, serta menyita sekitar 200 gram sabu sebagai barang bukti.

Pengembangan dari kasus itu kemudian membawa penyidik ke sebuah kamar kos di Jalan Kima, Kelurahan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, yang digeledah pada Kamis (23/4). Dari lokasi tersebut, polisi kembali menangkap seorang tersangka berinisial DD dengan barang bukti sekitar 125 gram sabu.

“Setelah diketemukan dengan tersangkanya, termasuk barang buktinya, ternyata ini merupakan jalur internasional dari Malaysia melalui Tanjung Pinang yang sampai ke Kota Makassar,” beber Arya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, DD mengaku menjemput langsung narkotika tersebut di Tanjung Pinang. Pengakuan itu kemudian menjadi dasar polisi untuk kembali mengembangkan penyelidikan jaringan peredaran sabu.

Penyelidikan lanjutan berujung pada penggerebekan sebuah kamar kos di Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, pada Sabtu (9/5). Dalam operasi ketiga itu, polisi menangkap tersangka IS dan menyita sekitar 1,125 kilogram sabu. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....