Logo Sulselsatu

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 1,45 Kg di Makassar, 6 Pengedar dan 1 Bandar Ditangkap

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Rabu, 13 Mei 2026 23:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi berhasil mengagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 1,45 kilogram senilai Rp 2,75 miliar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Enam orang yang berperan sebagai pengedar serta satu orang bandar berhasil ditangkap.

“Barang bukti totalnya kurang lebih 1.450 gram dan taksiran barang bukti yang mencapai Rp 2,755 miliar,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Rabu (13/5/2026).

Arya mengatakan peredaran narkotika tersebut masuk dalam jaringan internasional. Tujuh orang yang ditangkap telah ditetapkan menjadi tersangka dalam peredaran sabu-sabu tersebut.

“Total ada tujuh orang tersangka, semuanya dewasa. Jadi pertama ini dari tujuh, satu bandar, enam pengedar,” ungkapnya.

Kasus ini berawal dari penggerebekan sebuah kamar kos di Jalan Inspeksi Kanal, Kecamatan Makassar, pada Senin (20/4). Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua perempuan berinisial FT dan AN, serta menyita barang bukti berupa sekitar 200 gram sabu.

Hasil pengembangan penyelidikan dari kasus di Makassar kemudian mengarah ke sebuah kamar kos di Jalan Kima, Kelurahan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, yang digeledah pada Kamis (23/4). Dalam penggerebekan itu, polisi kembali menangkap seorang tersangka berinisial DD dengan barang bukti sekitar 125 gram sabu.

“Setelah diketemukan dengan tersangkanya, termasuk barang buktinya, ternyata ini merupakan jalur internasional dari Malaysia melalui Tanjung Pinang yang sampai ke Kota Makassar,” beber Arya.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka DD mengaku mengambil langsung narkotika tersebut di Tanjung Pinang. Berdasarkan pengakuan itu, polisi kembali mengembangkan penyelidikan jaringan peredaran sabu dan melakukan penggerebekan di sebuah kamar kos di Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakukang, pada Sabtu (9/5).

Dalam penggerebekan ketiga tersebut, polisi menangkap tersangka berinisial IS serta menyita barang bukti sekitar 1,125 kilogram sabu. “Jadi awalnya 200 gram ketemunya, lalu diungkap lagi, dikembangkan menjadi 125 gram dan pengungkapan yang terakhir ternyata ada di Makassar 1,125 gram,” jelas Arya.

Dua tersangka lain dalam jaringan ini, yakni TR dan MRP, ditangkap di Apartemen Vida View, Jalan Boulevard Makassar, pada Selasa (12/5). Arya menyebut total barang bukti sabu yang disita mencapai sekitar 1,45 kilogram dan berpotensi merusak sekitar 8.700 jiwa jika beredar di masyarakat, serta diperkirakan mampu menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp26,1 miliar.

“Asumsi 8.700 orang ini dikalikan dengan Rp 3 juta karena sekali rehab itu biayanya kurang lebih Rp 3 juta,” pungkasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....