SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang gadis berusia 20 tahun inisial MR di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menjadi korban penyekapan hingga pemerkosaan oleh seorang pria berinisial DR (30) dengan modus menawarkan lowongan pekerjaan melalui media sosial Facebook.
Polisi kini tengah memburu terduga pelaku yang telah dikantongi identitasnya.
“Jadi saat kami menerima informasi dari masyarakat bahwa diduga ada seorang gadis disekap di salah satu rumah, petugas dari Polsek langsung mendatangi lokasi tersebut,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Andi Latif kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga : AKPI Resmikan Sekretariat Wilayah Indonesia Timur di Makassar, Jadi Pusat Layanan Kurator Kawasan Timur
Latif mengatakan peristiwa penyekapan tersebut terjadi di salah satu perumahan elite di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate. Korban diduga disekap sejak Jumat (8/5), namun peristiwa itu baru terungkap pada Minggu 10 Mei 2026.
Latif menuturkan, terduga pelaku menyewa rumah tersebut sebagai tempat kejadian. Korban akhirnya berhasil keluar setelah pemilik kontrakan datang memeriksa rumah karena masa sewa telah berakhir.
Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah sehingga peristiwa tersebut akhirnya terungkap.
Baca Juga : Dua Kali Mangkir, Polda Sulsel Ancam Jemput Paksa Muhammad Basri di Kasus Korupsi Seragam Sekolah
“Korban akhirnya bisa keluar dari rumah setelah pemilik kontrakan datang memeriksa rumah karena masa sewanya telah habis. Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah,” ungkapnya.
Latif menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan korban, awalnya korban melamar pekerjaan melalui media sosial. Setelah dinyatakan diterima, korban kemudian diarahkan ke sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi penyekapan.
“Menurut keterangan korban, awal mula kejadian bermula saat korban melamar pekerjaan melalui media sosial. Setelah dinyatakan lulus, korban diarahkan untuk datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian,” ujarnya.
Baca Juga : Selain Hak Angket di DPRD, Bupati Gowa “Dikepung” Berbagai Kasus
Lanjut Latif, pihaknya masih belum dapat memastikan jenis pekerjaan yang dilamar korban. Namun, berdasarkan keterangan korban, ia sebelumnya melamar kerja melalui media sosial dan kemudian diminta datang serta menginap di rumah tersebut.
“Untuk jenis pekerjaan yang dilamar, kami masih belum bisa memastikan. Namun berdasarkan keterangan korban, dia melamar kerja lewat media sosial dan kemudian diminta datang serta menginap di rumah tersebut,” tuturnya.
Selain disekap, korban juga diduga diperkosa oleh terduga pelaku. Saat ini korban telah diamankan ke Unit PPA Polrestabes Makassar untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden yang dialaminya.
Baca Juga : Korban Pencurian Helm di Makassar Kecewa Laporan Mandek di Polsek Panakkukang
“Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban. Selanjutnya korban kami amankan dan diarahkan ke pihak PPA untuk melaporkan kejadian yang dialaminya agar dapat diproses lebih lanjut,” pungkas Latif.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar