Logo Sulselsatu

Ramai Kritik MBG di Unhas, Tamsil Linrung Sebut Banyak Salah Paham

Asrul
Asrul

Minggu, 17 Mei 2026 15:53

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung merespons kritik yang mencuat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di lingkungan Universitas Hasanuddin atau Unhas.

Tamsil menilai banyak pihak keliru memahami keberadaan program MBG di kampus tersebut. Menurutnya, Unhas hanya dijadikan sebagai proyek percontohan atau pilot project untuk pengembangan sistem MBG secara nasional, bukan untuk melayani mahasiswa Unhas secara khusus.

“Saya sendiri hadir di kampus Unhas, dan memang saya menyetujui Unhas ini ada semacam satu pilot project. Tapi bukan berarti bahwa Unhas akan membangun MBG di setiap tempat. Hanya perlu membuat satu pemodelan supaya menjadi contoh bagi yang lain,” kata Tamsil kepada wartawan di Kantor Perwakilan DPD RI Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Minggu (17/5/2026).

Baca Juga : Tamsil Linrung Ingatkan Asta Cita Harus Dirasakan Langsung oleh Daerah

Ia menjelaskan, proyek percontohan tersebut bertujuan menguji berbagai aspek teknis dalam pelaksanaan MBG, mulai dari sistem pengelolaan hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Bahkan, riset-riset yang dilakukan Unhas disebut mendapat apresiasi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

“Dan ternyata riset-riset yang dilakukan oleh Unhas itu mendapat penghargaan, terutama dari BGN dan itu dirasakan sangat membantu. Sehingga BGN ini mendorong kampus-kampus lain, khususnya PTN-BH, untuk ikut terlibat,” ujarnya.

Tamsil juga menepis anggapan bahwa MBG di Unhas ditujukan untuk mahasiswa kampus tersebut. Ia menegaskan program itu diperuntukkan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga : Kawal Program Prabowo di Sulsel, Tamsil Linrung Buka Posko Pengaduan

“Nah, kemarin Unhas juga minta sebenarnya. Tapi itu jangan disalahartikan seolah-olah Unhas memberikan pelayanan makan bergizi gratis kepada mahasiswa Unhas. Itu bukan, tapi untuk masyarakat yang di sekitar,” tuturnya.

Meski begitu, Tamsil menganggap kritik publik terhadap program MBG tetap penting sebagai bentuk kontrol sosial. Namun, ia berharap kritik tersebut juga disertai solusi konkret.

“Sikap kritis yang demikian saya kira tidak salah. Tetapi kita tidak boleh berhenti hanya sekadar mengkritisi, tapi harus ada jalan keluar yang kita berikan,” katanya.

Baca Juga : Utang PEN Hantui Pemda, Tamsil Linrung Desak Solusi Fiskal untuk Daerah

Salah satu kritik yang berkembang adalah dugaan bahwa pengelolaan MBG hanya dikuasai kelompok bermodal besar atau oligarki. Menanggapi hal itu, Tamsil mengaku telah berdiskusi dengan pihak perbankan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar masyarakat kecil juga dapat ikut terlibat dalam pengelolaan program tersebut.

Menurut dia, relawan yang bekerja di setiap unit MBG seharusnya diberi kesempatan menjadi investor melalui skema pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) atau pinjaman perbankan.

“Kalau keuntungannya memang tinggi, mestinya ini bisa menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat kecil. Tinggal bagaimana bank mensupport supaya mereka bisa ikut berinvestasi,” jelasnya.

Baca Juga : DPD RI Dukung Target Swasembada Jagung, Tamsil Linrung: Sulsel Siap Jadi Lumbung Nasional

Ia mencontohkan, seorang relawan yang memperoleh pinjaman Rp50 juta dengan bunga KUR 0,5 persen per bulan masih berpotensi memperoleh tambahan pendapatan dari keuntungan usaha MBG.

Lebih jauh, Tamsil berharap media turut mengawal implementasi berbagai program sosial-ekonomi pemerintahan Presiden RI, termasuk MBG, Koperasi Merah Putih, kampung nelayan hingga rumah subsidi.

“Kita berharap bahwa program-program ekosistem sosial ekonomi ini bisa berjalan dengan baik. MBG berjalan, Koperasi Merah Putih berjalan, Kampung Nelayan berjalan, Rumah Subsidi berjalan,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel17 Mei 2026 13:29
MAXi Yamaha Day 2026 Libatkan 1.000 Riders se-Sulselbar, Hadirkan Penampilan Ridwan Sau
MAXi Yamaha Day 2026 sukses digelar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Sabtu (16/5/2026). Perayaan tahunan bagi pengguna MAXi Yamaha ini melibatkan ...
Kriminal17 Mei 2026 12:55
Pelaku Sekap-Perkosa Mahasiswi di Makassar Berkedok Lowongan Babysitter Ditangkap di Tanjung Perak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial DR (30) pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi berinisial MR (20) di Makassar, ...
Video16 Mei 2026 19:48
VIDEO: Prabowo: Mau Dolar Berapa Pun, Warga Desa Tak Perlu Khawatir
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menilai kenaikan dolar tidak terlalu berdampak bagi masyarakat desa. Pernyataan itu disampaikan saat m...
Politik16 Mei 2026 18:38
Blusukan ke Karampuang, Anggota DPR RI Rudianto Lallo Door to Door Bagikan Sembako
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI, Rudianto Lallo kembali melakukan blusukan dari lorong ke lorong. Kali ini di Kecamatan Panakkukang, t...