Logo Sulselsatu

Kakanwil Baru Ditjenpas Sulsel Diuji, Berani Bongkar Mafia Jabatan atau Tidak?

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Sabtu, 06 Juni 2026 17:38

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pergantian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal dan Pemasyarakatan (Kanwil Ditjen) Sulawesi Selatan dari Rudy Fernando Sianturi kepada Mulyadi melalui keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dengan Nomor M.IP-242.SA.03.03 Tahun 2026 tertanda tangan 02 Juni 2026 tidak boleh sekadar menjadi seremonial rotasi jabatan.

Pergantian ini harus menjadi momentum bersih-bersih birokrasi dan pemulihan marwah institusi yang selama ini tercoreng oleh berbagai dugaan praktik menyimpang di internal Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulsel.

Ketua HMI Hukum UMI, Syarif, menilai bahwa kepemimpinan Rudy Fernando Sianturi meninggalkan catatan buruk bagi citra institusi, khususnya terkait mencuatnya dugaan praktik jual beli jabatan yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulsel.

“Jika dugaan tersebut benar, maka ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap prinsip meritokrasi, profesionalisme ASN, dan integritas pelayanan publik. Praktik seperti ini adalah penyakit birokrasi yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap negara,” tegas Syarif.

Menurutnya, Kakanwil yang baru, Mulyadi, memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap proses penempatan jabatan yang diduga sarat kepentingan transaksional.

“20 Mei 2026 Secara kelembagaan kami sudah melakukan pengaduan ke dikantor kakanwil Imipas SulSel. Kami mendesak Kakanwil yang baru agar tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Jangan jadikan pergantian pimpinan sebagai sarana mengubur kasus. Justru inilah saat yang tepat untuk membongkar dugaan praktik tercela yang telah mencederai nama baik Ditjen Pemasyarakatan,” jelasnya.

Syarif menegaskan bahwa pejabat yang terbukti terlibat harus dicopot dari jabatannya dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada perlindungan terhadap oknum yang menjadikan jabatan sebagai komoditas perdagangan.

“HMI Hukum UMI menolak budaya impunitas. Siapa pun yang bermain-main dengan jabatan publik harus bertanggung jawab. Jabatan adalah amanah negara, bukan barang dagangan yang diperjualbelikan untuk kepentingan pribadi dan kelompok,” ujarnya.

Sebagai bentuk pengawasan masyarakat sipil, HMI Hukum UMI juga menyatakan akan membawa persoalan ini ke tingkat pusat. “Kami akan melaporkan dugaan praktik tersebut kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan agar dilakukan pengawasan dan pemeriksaan secara objektif dan akan menembuskan ke Komisi XIII Sebagai mitra kerja dan pengawasan. Negara tidak boleh kalah oleh mafia jabatan yang merusak institusi dari dalam,” tegas Syarif.

HMI Hukum UMI menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga terdapat langkah konkret dari pimpinan baru Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulsel dalam menegakkan integritas, transparansi, dan akuntabilitas birokrasi. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik18 Juli 2026 20:01
Bahlil Lahadalia Soroti Musda Golkar Sulsel yang Sempat Digelar di Jakarta
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan keinginannya agar Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar tidak ...
Opini18 Juli 2026 13:18
OPINI: Menata Golkar Sulsel Menuju Pemilu 2029
Oleh: Usman Marham, Ketua DPD II Partai Golkar Pinrang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan seharusnya tidak berhenti sebagai agen...
Hukum18 Juli 2026 12:13
Polda Sulsel Usut Laporan Eks Suami Bupati Gowa soal Dugaan Keterangan Palsu dalam Perkara Cerai
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai mengusut laporan dugaan keterangan palsu dalam perkara perceraian yang dilayang...
Sulsel18 Juli 2026 11:56
Organisasi Tani Merdeka Dorong Kesejahteraan Petani dan Swasembada Pangan Nasional
SULSELSATUcom, ENREKANG – Organisasi Tani Merdeka Indonesia terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam mendorong kesejahteraan petani ...