Logo Sulselsatu

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Jeneponto Perkuat Validasi Data dan Sinergi Lintas Sektor

Dedy
Dedy

Jumat, 12 Juni 2026 17:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jeneponto terus diperkuat melalui penguatan validasi data dan sinergi lintas sektor.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting yang dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Jumat, 5 Juni 2026.

Rapat tersebut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Aspa Muji, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto Alfian Afandy Syam, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Jeneponto St. Meriam, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jeneponto Mustaufiq, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, para camat, perwakilan kepala puskesmas, unsur TNI-Polri, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting harus ditopang oleh data yang valid dan terintegrasi.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi dan memastikan data yang digunakan dalam penyusunan program benar-benar akurat sehingga intervensi yang dilakukan dapat tepat sasaran.

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam rapat tersebut adalah penguatan validasi data Keluarga Risiko Stunting (KRS) dan data stunting sebagai dasar perumusan kebijakan yang lebih presisi.

Upaya tersebut sejalan dengan implementasi proyek perubahan yang diinisiasi Kepala Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto, St. Meriam, melalui Gesit Data Presisi (Gerakan Sistemik Integrasi Validasi Data Keluarga Risiko Stunting dan Stunting untuk Kebijakan Presisi).

Melalui inovasi tersebut, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto mendorong terwujudnya integrasi, sinkronisasi, dan validasi data lintas sektor guna menghadirkan satu data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dan pelaksanaan intervensi percepatan penurunan stunting.

St. Meriam menjelaskan bahwa keberhasilan program penanganan stunting sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan.

Menurutnya, data yang tidak valid berpotensi menyebabkan ketidaktepatan sasaran program. Karena itu, diperlukan langkah sistematis untuk memastikan seluruh data yang digunakan telah melalui proses verifikasi dan pemadanan.

“Gesit Data Presisi hadir sebagai upaya memperkuat kualitas data keluarga risiko stunting dan data stunting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis fakta lapangan. Dengan data yang presisi, maka program dan intervensi yang dilakukan akan semakin efektif dan tepat sasaran,” ujar St. Meriam.

Dalam rapat tersebut juga disepakati pelaksanaan pengukuran serentak pada 17 Juni 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses validasi dan pemutakhiran data stunting yang nantinya akan menjadi salah satu sumber data pendukung dalam implementasi Gesit Data Presisi.

Selain penguatan data, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto juga terus mengoptimalkan berbagai program percepatan penurunan stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting, pembinaan calon pengantin, edukasi kesehatan reproduksi, penguatan pola asuh keluarga, serta pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan sistem data yang terintegrasi, Dinas P2KB Kabupaten Jeneponto optimistis target percepatan penurunan stunting dapat dicapai secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Implementasi Gesit Data Presisi diharapkan menjadi salah satu pondasi penting dalam mewujudkan kebijakan yang lebih tepat sasaran demi melahirkan generasi Jeneponto yang sehat, berkualitas, dan bebas dari stunting.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...