Logo Sulselsatu

Kamrussamad Minta 7 Kemenko Perkuat Akuntabilitas RAPBN 2027, Tegaskan APBN Harus Berdampak ke Rakyat

Asrul
Asrul

Selasa, 23 Juni 2026 09:47

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamrussamad, menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran tujuh kementerian koordinator (Kemenko) pada pembahasan Rancangan APBN Tahun Anggaran 2027.

Menurutnya, setiap rupiah yang dialokasikan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga : Kamrussamad Siap Perkuat Sinergi DPR dengan Menkeu Baru Suahasil Nazara

Dalam rapat kerja Banggar DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/62026), politisi Partai Gerindra itu menekankan bahwa pagu indikatif yang telah disepakati bukan sekadar anggaran operasional, melainkan instrumen untuk memastikan program-program prioritas nasional di berbagai kementerian dan lembaga dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

Kamrussamad meminta seluruh kementerian koordinator menyusun Indikator Kinerja Utama (IKU) atau Key Performance Indicator (KPI) yang terukur pada setiap program.

Menurutnya, indikator tersebut menjadi tolok ukur penting agar penggunaan APBN dapat dievaluasi secara objektif dan transparan.

Baca Juga : OPINI: Siap Mengawal Anggaran Pengangkatan PPPK Menjadi ASN

“Kita berharap bahwa penggunaan APBN bisa sesuai dengan nomenklatur yang sudah ditargetkan. Karena itu DPR selalu meminta setiap kementerian dan lembaga menyiapkan KPI, Key Performance Indicator, IKU, Indikator Kinerja Utama, untuk setiap program yang dicanangkan,” ujar Kamrussamad.

Ia juga mengingatkan bahwa APBN berasal dari pajak yang dibayarkan masyarakat sehingga penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, DPR akan terus mengawal seluruh tahapan pelaksanaan anggaran, mulai dari perencanaan hingga implementasi di lapangan.

“APBN ini adalah dana pajak yang dipungut dari masyarakat Indonesia dan harus dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk program pembangunan nasional. Supaya tepat sasaran, maka kita harus awasi, kita harus kawal, mulai dari perencanaan sampai dengan implementasi,” tegasnya.

Baca Juga : Andi Nirawati Ajak Warga Pangkep Aktif Awasi Penggunaan Anggaran Pemerintah

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono menyambut baik dorongan pengawasan dari DPR.

Dia memastikan kementeriannya akan lebih banyak melakukan pemantauan langsung ke lapangan melalui mekanisme monitoring dan evaluasi, serta mengoptimalkan anggaran sekitar Rp276 miliar untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan23 September 2026 08:10
LAZ Hadji Kalla Gelar Tahfidz Camp, Dorong Generasi Qur’ani di Desa Mundan Enrekang
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla terus mendorong pembinaan generasi Qur’ani melalui program keislaman di desa binaan. Salah satunya melalui Tahf...
Video22 September 2026 21:42
VIDEO: Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas
SULSELSATU.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan pemerintah telah melunasi seluruh utang obligasi BLBI kepada Bank Indonesia...
Olahraga22 September 2026 19:41
Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium, Resky YH Kunci Juara Nasional IJTC U-15
Astra Motor Racing Team (ART) mengoleksi sembilan podium pada Mandalika Racing Series (MRS) ronde keempat yang berlangsung pada 19 dan 20 September 20...
News22 September 2026 15:57
HUT ke-21, LPS Pemeriksaan Kesehatan Gratis di 5 Daerah Sulsel
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menutup rangkaian road show pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-21 di Kota P...