Logo Sulselsatu

Bupati Daeng Manye Dorong Takalar Jadi Percontohan Desa Agroekologi Nasional

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Kamis, 25 Juni 2026 15:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, TAKALAR – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyiapkan pengembangan Kawasan Pendidikan Agroekologi sebagai program strategis untuk mendorong pembangunan hijau di Kabupaten Takalar.

Komitmen itu ditegaskan Daeng Manye saat menggelar pertemuan dengan Ketua Kemitraan Agroekologi, Armin Salassa dan Sekretaris Jenderal Kemitraan Agroekologi, Ade Nining, di Makassar, Kamis (25/6/2026).

Program ini mengintegrasikan sektor pendidikan, pertanian, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan hidup sebagai upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pertemuan ini membahas pematangan pelaksanaan program yang diproyeksikan menjadi salah satu program unggulan Pemkab Takalar.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Pemkab Takalar Inventarisasi Indikasi Geografis dan Permudah UMKM Lewat Perseroan Perorangan

Menurut Daeng Manye, pengembangan kawasan agroekologi merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan ketahanan pangan dan perubahan iklim melalui penguatan peran masyarakat desa. Program ini juga menjadi tindaklanjut dari berbagai tahapan yang telah dilakukan, mulai dari workshop kebijakan, survei lokasi, asesmen kawasan hingga penyusunan modul pendidikan dan blueprint pengelolaan.

Daeng Manye menjelaskan, desa yang ditetapkan sebagai Kawasan Pendidikan Agroekologi nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga menjadi laboratorium hidup yang menerapkan praktik pembangunan berkelanjutan. Kawasan ini akan mengintegrasikan Program Kampung Iklim (ProKlim), Program Desa Berketahanan Pangan, dan Pertanian Cerdas Iklim (Climate Smart Agriculture).

Melalui konsep tersebut, masyarakat desa diharapkan menjadi pelaku utama dalam mengembangkan sistem pertanian ramah lingkungan yang adaptif terhadap perubahan iklim. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, pendekatan agroekologi juga diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Baca Juga : Bupati Takalar dan Kakanwil Kemenkum Sepakat Perkuat Posbankum, Layanan Hukum Kini Menjangkau Hingga Desa

Daeng Manye menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga harus menjaga keseimbangan lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan generasi mendatang. Karena itu, inisiatif Pemkab Takalar diselaraskan dengan agenda pembangunan nasional yang melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Desa dan Kementerian Pertanian.

Untuk mempercepat implementasi program, Pemkab Takalar juga mendorong kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulsel serta Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sulawesi.

Sinergi ini dinilai penting guna memperkuat pendampingan teknis, pengawasan pelaksanaan ProKlim serta mendukung strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Setelah seluruh tahapan persiapan rampung, program akan memasuki fase pemantauan mandiri guna memastikan penerapan agroekologi berjalan secara konsisten di tingkat desa.(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD15 September 2026 20:27
Andi Tenri Uji Desak PDAM Makassar Perkuat Layanan di Tengah Kemarau Panjang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Uji menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang dihadapi masyarakat di tengah k...
News15 September 2026 20:25
Kamrussamad Siap Perkuat Sinergi DPR dengan Menkeu Baru Suahasil Nazara
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI Komisi XI Kamrussamad menyampaikan harapan terhadap kepemimpinan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuan...
Video15 September 2026 19:56
VIDEO: Pidato Singkat Purbaya Saat Sertijab
SULSELSATU.com – Momen Menteri Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pidato terakhir dalam acara serah terima jabatan. Serah terima jabatan kepada S...
Opini15 September 2026 19:51
Ketika Dokumen Lama Berbicara tentang Tanah Tanjung Bunga
Sengketa tanah sering kali dipandang sebagai pertarungan mengenai siapa yang memiliki sertifikat, siapa yang menguasai secara fisik, atau siapa yang ...