Logo Sulselsatu

Perbankan Sulsel Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global, Aset Tumbuh 5,29 Persen

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 29 Juni 2026 17:48

Otoritas Jasa Keuangan (dokumen: internet)
Otoritas Jasa Keuangan (dokumen: internet)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) menilai kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan hingga April 2026 tetap stabil meski dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi global dan domestik.

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin mengatakan, stabilitas tersebut tercermin dari kinerja sektor perbankan, pasar modal, hingga Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) yang masih menunjukkan pertumbuhan positif.

“Kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan hingga April 2026 tetap terjaga dengan baik. Fungsi intermediasi perbankan berjalan, penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran kredit terus tumbuh, sementara partisipasi masyarakat di pasar modal juga meningkat,” ujar Muchlasin.

Baca Juga : OJK dan Kemenkes Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan, Dorong Biaya Layanan Lebih Efisien

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang dipengaruhi perkembangan geopolitik, inflasi global, serta volatilitas pasar keuangan.

Dari sisi perbankan, total aset perbankan di Sulsel tercatat mencapai Rp215,79 triliun atau tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 7,23 persen menjadi Rp149,46 triliun. Penghimpunan dana masyarakat masih didominasi tabungan dengan porsi 60,72 persen, disusul deposito sebesar 22,79 persen dan giro 16,50 persen.

Baca Juga : Tujun Dekade Asuransi Astra, Gandeng OJK Ulas Perlindungan Konsumen

“Pertumbuhan DPK menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan masih kuat. Ini menjadi indikator penting bahwa masyarakat tetap menjadikan perbankan sebagai tempat utama dalam mengelola dan menyimpan dana,” kata Muchlasin.

Di sisi penyaluran dana, kredit perbankan tumbuh 5,46 persen menjadi Rp174,60 triliun.

Kredit produktif memiliki porsi 52,36 persen dari total kredit dan tumbuh 2,64 persen, sedangkan kredit konsumtif tumbuh lebih tinggi sebesar 8,74 persen dengan pangsa 47,64 persen.

Baca Juga : OJK Sanksi Pelaku Pasar Modal, Denda Rp327 Miliar

Berdasarkan sektor ekonomi, kredit produktif terbesar masih disalurkan ke sektor perdagangan besar dan eceran dengan porsi mencapai 21,86 persen dari total kredit yang diberikan.

Fungsi intermediasi perbankan juga tetap berjalan optimal. Hal ini tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) yang berada pada level 116,82 persen.

Sementara itu, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) masih terjaga di level 3,74 persen.

Baca Juga : 570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

“Kondisi ini menunjukkan bahwa perbankan di Sulawesi Selatan tetap mampu menjalankan fungsi pembiayaan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang baik,” jelas Muchlasin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video16 September 2026 20:31
VIDEO: Mobil Terbakar di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebuah mobil terbakar di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepat di depan Kantor Dinas Pendidikan, Makassar, Rabu (16/9/2026) m...
Bisnis16 September 2026 19:29
NIPAH PARK Dukung Industri Kopi Lokal Lewat Makassar Coffee Fest 2026
NIPAH PARK kembali menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku industri kreatif melalui Makassar Coffee Fest 2026 yang berlangsung selama lima hari, 16�...
Sulsel16 September 2026 18:50
Dari Air Limpasan Tambang ke Air Terolah, Menelusuri Peran LGS PT Vale
Di kawasan pertambangan, air bukan sekadar bagian dari siklus alam. Air juga menjadi salah satu aspek yang harus dikelola secara cermat, terutama keti...
Otomotif16 September 2026 17:46
Solusi Mobilitas di Tengah Kelangkaan BBM, Asmo Sulsel Hadirkan Promo Honda EV
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya mendorong masyarakat mempertimbangkan pilihan mobilitas altern...