Logo Sulselsatu

Perbankan Sulsel Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global, Aset Tumbuh 5,29 Persen

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 29 Juni 2026 17:48

Otoritas Jasa Keuangan (dokumen: internet)
Otoritas Jasa Keuangan (dokumen: internet)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) menilai kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan hingga April 2026 tetap stabil meski dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi global dan domestik.

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin mengatakan, stabilitas tersebut tercermin dari kinerja sektor perbankan, pasar modal, hingga Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) yang masih menunjukkan pertumbuhan positif.

“Kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan hingga April 2026 tetap terjaga dengan baik. Fungsi intermediasi perbankan berjalan, penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran kredit terus tumbuh, sementara partisipasi masyarakat di pasar modal juga meningkat,” ujar Muchlasin.

Baca Juga : Jumlah Investor Pasar Modal Sulsel Naik 67,34 Persen, Reksa Dana Paling Diminati

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang dipengaruhi perkembangan geopolitik, inflasi global, serta volatilitas pasar keuangan.

Dari sisi perbankan, total aset perbankan di Sulsel tercatat mencapai Rp215,79 triliun atau tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 7,23 persen menjadi Rp149,46 triliun. Penghimpunan dana masyarakat masih didominasi tabungan dengan porsi 60,72 persen, disusul deposito sebesar 22,79 persen dan giro 16,50 persen.

Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam

“Pertumbuhan DPK menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan masih kuat. Ini menjadi indikator penting bahwa masyarakat tetap menjadikan perbankan sebagai tempat utama dalam mengelola dan menyimpan dana,” kata Muchlasin.

Di sisi penyaluran dana, kredit perbankan tumbuh 5,46 persen menjadi Rp174,60 triliun.

Kredit produktif memiliki porsi 52,36 persen dari total kredit dan tumbuh 2,64 persen, sedangkan kredit konsumtif tumbuh lebih tinggi sebesar 8,74 persen dengan pangsa 47,64 persen.

Baca Juga : Risk and Governance Summit 2026, OJK Dorong Tata Kelola dan Manajemen Risiko Dukung Ekonomi Berkelanjutan

Berdasarkan sektor ekonomi, kredit produktif terbesar masih disalurkan ke sektor perdagangan besar dan eceran dengan porsi mencapai 21,86 persen dari total kredit yang diberikan.

Fungsi intermediasi perbankan juga tetap berjalan optimal. Hal ini tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) yang berada pada level 116,82 persen.

Sementara itu, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) masih terjaga di level 3,74 persen.

Baca Juga : OJK Tetapkan Kebijakan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala

“Kondisi ini menunjukkan bahwa perbankan di Sulawesi Selatan tetap mampu menjalankan fungsi pembiayaan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko yang baik,” jelas Muchlasin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video21 Juli 2026 21:00
VIDEO: Kericuhan Pecah Saat Pengukuran Lahan Sengketa di Jalan Ujung Bori Makassar
SULSELSATU.com – Pengukuran lahan di sengketa di kawasan Jalan Ujung Bori, Kodam Lama, Makassar diwarnai kericuhan. Kejadian itu terjadi pada Se...
Pendidikan21 Juli 2026 20:08
Beasiswa Kalla dan LLDIKTI Wilayah IX Perluas Akses Pendidikan bagi Mahasiswa PTS
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX bersama Beasiswa Kalla memperkuat kolaborasi untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi maha...
Video21 Juli 2026 19:35
VIDEO: Di Sidang MK, Wakil Rektor UGM Ungkapkan Fakta soal Tujangan Fungsional Dosen
SULSELSATU.com – Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) menanggapi terkait kesejahteraan dosen. Hal itu saat menyampaikan tanggapan dalam sidang...
News21 Juli 2026 18:53
PLN UIP Sulawesi Salurkan 75 Paket Sembako untuk Warga Mamasa
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP Sulawesi menyalurkan 75 paket sembako kepada masyarak...