SULSELSATU.com, MAKASSAR – Atmosfer Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah turnamen memasuki fase gugur 32 besar.
Antusiasme tidak hanya datang dari kalangan pecinta sepak bola, tetapi juga menarik perhatian sejumlah tokoh di daerah, termasuk Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan sekaligus Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras.
Di tengah agenda politik dan aktivitasnya di parlemen, Andi Iwan Darmawan Aras atau AIA mengungkapkan dukungannya kepada Timnas Brasil sebagai kandidat kuat peraih trofi pada edisi kali ini.
Baca Juga : DPD Gerindra Sulsel Gelar Aksi Sosial, Sasar Warga Miskin Ekstrem di Makassar
Baginya, Brasil tetap memiliki daya tarik sebagai tim yang dibangun oleh tradisi panjang dan budaya kompetitif di level tertinggi.
AIA menilai kekuatan Brasil tidak hanya terletak pada kualitas individu pemain, tetapi juga karakter tim yang terbentuk dari sejarah dan konsistensi tampil di panggung sepak bola dunia.
“Brasil punya karakter juara yang selalu membuat mereka diperhitungkan. Mereka terbiasa menghadapi tekanan dan menjaga level permainan dalam jangka panjang. Itu yang membuat saya yakin mereka masih sangat layak dijagokan,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Baca Juga : Gerindra Sulsel Tunjukkan Kepedulian, Kunjungi Korban Perang Kelompok di Tallo
Menurut dia, performa Brasil sepanjang fase grup menunjukkan perkembangan positif. Di bawah arahan Carlo Ancelotti, Tim Samba dinilai mulai menemukan keseimbangan antara efektivitas permainan dan identitas sepak bola menyerang yang selama ini melekat pada mereka.
Brasil menutup fase grup sebagai pemuncak Grup C dan memastikan tempat di babak 32 besar dengan koleksi tujuh poin.
Meski demikian, AIA menilai tantangan sesungguhnya baru dimulai ketika kompetisi memasuki sistem gugur. Brasil disebut membawa beban sekaligus motivasi besar untuk mengakhiri penantian gelar juara dunia yang terakhir kali diraih pada tahun 2002.
Baca Juga : Gerindra Minta Waktu Kaji Putusan MK Soal Pemilu Terpisah, Singgung Semangat UUD 1945
Laga terdekat yang menjadi perhatian adalah pertemuan Brasil melawan Jepang di fase 32 besar. Duel tersebut diperkirakan berlangsung ketat mengingat Jepang tampil kompetitif sepanjang turnamen dan menjadi salah satu tim Asia yang mampu mencuri perhatian publik sepak bola dunia.
AIA menilai pertandingan tersebut akan menjadi ujian penting bagi kemampuan Brasil menjaga konsistensi permainan ketika tekanan kompetisi semakin tinggi. Ia percaya pengalaman dan pendekatan taktik yang dibangun Ancelotti bisa menjadi pembeda.
“Fase knockout selalu berbeda dengan fase grup. Tidak ada ruang untuk lengah. Jepang sedang tampil bagus, tetapi saya percaya pengalaman dan kedalaman skuad Brasil bisa membawa mereka melangkah lebih jauh,” katanya.
Baca Juga : Andi Iwan Aras Pamer Capaian Gerindra Sulsel: 3 Juta Suara Prabowo dan 107 Kursi DPRD
Kini, prediksi yang disampaikan AIA tinggal menunggu pembuktian di lapangan. Jika mampu menjaga performa dan melewati tantangan di fase gugur, Brasil berpeluang mengakhiri penantian panjang dan kembali menempatkan diri di puncak sepak bola dunia setelah lebih dari dua dekade.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar