Logo Sulselsatu

Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh 35,92 Persen, Pangsa Pasar Tembus 10,87 Persen

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 04 Juli 2026 16:37

Kinerja perbankan syariah di Sulsel terus tumbuh positif. Foto: Internet
Kinerja perbankan syariah di Sulsel terus tumbuh positif. Foto: Internet

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Industri perbankan syariah di Sulawesi Selatan terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat hingga April 2026.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat aset perbankan syariah tumbuh 35,92 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp23,45 triliun.

Pertumbuhan tersebut jauh melampaui pertumbuhan aset perbankan Sulawesi Selatan secara keseluruhan yang tercatat sebesar 5,29 persen dengan nilai mencapai Rp215,79 triliun.

Baca Juga : Jumlah Investor Pasar Modal Sulsel Naik 67,34 Persen, Reksa Dana Paling Diminati

Selain aset, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah juga meningkat signifikan. Hingga April 2026, DPK tumbuh 25,87 persen menjadi Rp15,33 triliun.

Di sisi pembiayaan, perbankan syariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp18,88 triliun atau meningkat 25,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja intermediasi perbankan syariah juga tetap terjaga dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) sebesar 123,11 persen. Sementara itu, kualitas pembiayaan masih berada pada level yang sehat dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) sebesar 1,80 persen.

Baca Juga : OJK Bersama Komdigi dan Perbankan Bersatu Berantas Judi Online dan Scam

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin mengatakan, sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan secara umum masih berada dalam kondisi yang stabil meski dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi global dan domestik.

“Kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan hingga April 2026 tetap terjaga dengan baik. Fungsi intermediasi perbankan berjalan, penghimpunan dana masyarakat dan penyaluran kredit terus tumbuh, sementara partisipasi masyarakat di pasar modal juga meningkat,” ujarnya.

Menurut Muchlasin, tingginya pertumbuhan perbankan syariah menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan berbasis syariah.

Baca Juga : Risk and Governance Summit 2026, OJK Dorong Tata Kelola dan Manajemen Risiko Dukung Ekonomi Berkelanjutan

Hal itu juga tercermin dari peningkatan pangsa pasar aset perbankan syariah yang kini mencapai 10,87 persen.

Angka tersebut menunjukkan kontribusi industri perbankan syariah yang semakin besar dalam sistem keuangan daerah.

Sementara itu, secara keseluruhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Sulawesi Selatan tumbuh 7,23 persen menjadi Rp149,46 triliun. Penyaluran kredit juga meningkat 5,46 persen menjadi Rp174,60 triliun.

Baca Juga : OJK Tetapkan Kebijakan Baru Pembayaran Manfaat Pensiun, Peserta Bisa Pilih Sekaligus atau Berkala

Fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan baik dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 116,82 persen dan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) sebesar 3,74 persen.

OJK menilai perkembangan perbankan syariah menjadi salah satu faktor yang mendukung ketahanan sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan.

Pertumbuhan aset, penghimpunan dana, dan pembiayaan yang tinggi menunjukkan industri ini semakin diterima oleh masyarakat.

Baca Juga : Reksa Dana Paling Banyak Dipilih Investor Sulsel, Tumbuh 68,49 Persen Satu Tahun Terakhir

Ke depan, OJK Sulselbar optimistis perbankan syariah akan terus berkembang seiring meningkatnya literasi keuangan syariah, perluasan akses layanan, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk keuangan yang sesuai prinsip syariah.

Dengan tren pertumbuhan yang terus berlanjut, perbankan syariah diharapkan dapat memperkuat perannya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video21 Juli 2026 21:00
VIDEO: Kericuhan Pecah Saat Pengukuran Lahan Sengketa di Jalan Ujung Bori Makassar
SULSELSATU.com – Pengukuran lahan di sengketa di kawasan Jalan Ujung Bori, Kodam Lama, Makassar diwarnai kericuhan. Kejadian itu terjadi pada Se...
Pendidikan21 Juli 2026 20:08
Beasiswa Kalla dan LLDIKTI Wilayah IX Perluas Akses Pendidikan bagi Mahasiswa PTS
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX bersama Beasiswa Kalla memperkuat kolaborasi untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi maha...
Video21 Juli 2026 19:35
VIDEO: Di Sidang MK, Wakil Rektor UGM Ungkapkan Fakta soal Tujangan Fungsional Dosen
SULSELSATU.com – Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) menanggapi terkait kesejahteraan dosen. Hal itu saat menyampaikan tanggapan dalam sidang...
News21 Juli 2026 18:53
PLN UIP Sulawesi Salurkan 75 Paket Sembako untuk Warga Mamasa
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP Sulawesi menyalurkan 75 paket sembako kepada masyarak...