Logo Sulselsatu

Telkom Rampungkan Streamlining 10 Anak Usaha, Percepat Transformasi Bisnis

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 07 Juli 2026 11:59

Telkomgroup. Foto: Istimewa.
Telkomgroup. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menuntaskan penyederhanaan atau streamlining terhadap 10 entitas anak usaha pada semester pertama 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi perusahaan untuk membangun organisasi yang lebih ramping, efisien, dan fokus pada bisnis inti.

Program tersebut juga mendukung kebijakan penataan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didorong oleh Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN.

Baca Juga : BATIC 2026 Dorong Transformasi Digital Asia Pasifik, Bahas Era Autonomous AI

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan, penataan portofolio bisnis merupakan langkah penting untuk memperkuat daya saing perusahaan di tengah perkembangan industri telekomunikasi dan digital yang semakin dinamis.

“Transformasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas bisnis, tetapi juga keberanian untuk menata kembali organisasi agar semakin fokus pada bisnis inti yang menjadi kekuatan utama,” ujar Seno.

Menurutnya, streamlining menjadi salah satu dari empat pilar utama transformasi TLKM 30 yang berfokus pada penataan portofolio bisnis melalui optimalisasi entitas usaha, harmonisasi bisnis yang tumpang tindih, serta divestasi bisnis noninti.

Baca Juga : TelkomGroup Salurkan Bantuan dan Pulihkan 100 Persen Layanan Pascagempa NTT

Hingga akhir Juni 2026, Telkom telah menyelesaikan penyederhanaan terhadap 10 entitas melalui berbagai aksi korporasi.

Dari jumlah tersebut, dua entitas dilepas melalui skema divestasi yang ditandai dengan penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) bersama mitra strategis pada 3 Juni 2026.

Selain itu, Telkom juga menyelesaikan penggabungan dua entitas melalui skema vertical merger untuk memperkuat kapabilitas dan fokus bisnis.

Baca Juga : TelkomGroup Buka Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT

Sementara enam entitas lainnya memasuki tahap pembubaran atau likuidasi sebagai bagian dari optimalisasi portofolio perusahaan.

Evaluasi terhadap setiap entitas dilakukan berdasarkan relevansi bisnis, aktivitas operasional, serta kontribusinya terhadap strategi jangka panjang Telkom Group.

Melalui langkah tersebut, Telkom menargetkan terciptanya struktur grup yang lebih sederhana dan efektif sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan bisnis serta meningkatkan efisiensi operasional.

Baca Juga : TelkomGroup Percepat Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, 85 Persen Konektivitas Pulih

Ke depan, Telkom juga akan memperkuat transformasi dari model Operating Holding menjadi Strategic Holding melalui pendekatan Holding Company–Operating Company (HoldCo-OpCo).

Dalam model tersebut, Telkom sebagai holding akan berfokus pada pengelolaan portofolio bisnis, tata kelola perusahaan, penciptaan sinergi, serta optimalisasi nilai antarsegmen usaha.

Sementara aktivitas operasional akan dijalankan oleh perusahaan operasional yang fokus pada segmen bisnis tertentu, seperti layanan konsumen (B2C), infrastruktur B2B, solusi ICT B2B, dan bisnis internasional.

Baca Juga : Gempa Flores Ganggu Layanan TelkomGroup, Tim Teknis Dikerahkan Percepat Pemulihan

Seno menegaskan, penyederhanaan entitas bukan sekadar mengurangi jumlah anak usaha, melainkan membangun portofolio bisnis yang lebih sehat dan bernilai.

“Dengan portofolio yang lebih fokus dan struktur organisasi yang lebih efisien, kami dapat memperkuat sinergi antar OpCo, mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkokoh posisi Telkom sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Perusahaan juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan Agung, BPKP, DAM, dan BP BUMN.

Selain penataan bisnis, Telkom juga melakukan penyesuaian sumber daya manusia secara bertanggung jawab melalui berbagai program, termasuk Early Retirement Program (ERP) yang dijalankan secara sukarela dan berdasarkan kesepakatan bersama.

Program streamlining ini menjadi bagian dari target jangka menengah Telkom hingga 2030 untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi, serta fokus pada sektor yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi di masa depan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...