Logo Sulselsatu

Dihantam Pemotongan Anggaran Rp210 Miliar, Bupati Takalar: Kita Tidak Bisa Hanya Menunggu Pusat

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 07 Juli 2026 12:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar harus memutar otak lebih keras untuk melanjutkan pembangunan pada tahun ini. Pasalnya, kondisi fiskal daerah tersebut tengah diuji setelah alokasi anggaran dari pemerintah pusat dipangkas hingga lebih dari Rp210 miliar akibat kebijakan efisiensi.

Hal ini diungkapkan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam Rapat Paripurna DPRD Takalar terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025.

Firdaus blak-blakan mengakui bahwa keterbatasan kemampuan fiskal menjadi tantangan terbesar eksekutif saat ini. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Takalar baru menyentuh angka kisaran Rp189 miliar. Sementara itu, belanja wajib yang tidak bisa ditunda—seperti gaji ASN—sudah menembus hampir Rp500 miliar.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Pemkab Takalar Inventarisasi Indikasi Geografis dan Permudah UMKM Lewat Perseroan Perorangan

Kesenjangan yang lebar ini membuat Takalar masih sangat bergantung pada dana transfer pusat. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya pemotongan anggaran yang masif di tingkat pusat.

“Takalar tidak bisa hanya menunggu bantuan dari pusat. Kita harus jemput bola, mencari peluang investasi, mengembangkan potensi daerah, dan terus berinovasi agar pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran,” tegas Firdaus di hadapan anggota dewan.

Meski dihadapkan pada rapor merah keuangan daerah, Pemkab Takalar setidaknya mengantongi modal penting berupa capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk kelima kalinya. Namun, Firdaus menegaskan predikat WTP bukan jaminan kesejahteraan instan bagi warga jika persoalan mendasar belum tuntas.

Baca Juga : Bupati Takalar dan Kakanwil Kemenkum Sepakat Perkuat Posbankum, Layanan Hukum Kini Menjangkau Hingga Desa

“WTP bukan tujuan akhir. Masih ada berbagai catatan yang harus terus kita benahi agar tata kelola pemerintahan semakin transparan dan profesional,” lanjutnya.

Catatan Kritis 9 Fraksi DPRD

Sebelumnya, seluruh sembilan fraksi di DPRD Takalar (Hanura, PKS, PKB, PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Gerindra, PPP, dan Gelora) menyatakan menerima Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 untuk dibahas ke tahapan berikutnya. Namun, persetujuan ini dihujani sejumlah catatan kritis.

Baca Juga : Bupati Takalar Pilih Pembinaan, 90 Persen Desa Tindak Lanjuti Temuan Audit Keuangan

DPRD menyoroti lambatnya perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, pelayanan publik yang belum optimal, hingga perlunya mendongkrak PAD secara signifikan di sektor pendidikan dan kesehatan.

Menanggapi tuntutan legislatif tersebut, Bupati menyampaikan bahwa keluhan masyarakat mengenai infrastruktur dan pelayanan publik sudah masuk dalam radar pemerintah. Hanya saja, eksekusinya terpaksa dilakukan bertahap menggunakan skala prioritas akibat ruang fiskal yang sangat sempit.

Untuk keluar dari jebakan krisis anggaran ini, Pemkab Takalar tengah menyiapkan sejumlah strategi darurat. Di antaranya mempercepat digitalisasi sistem pemerintahan, menggenjot sektor pariwisata, memberdayaan UMKM, hingga aktif “berburu” program dan investasi langsung ke kementerian di Jakarta.

Baca Juga : Bupati Daeng Manye Minta Dukungan Hamka B Kady Perjuangkan Infrastruktur Takalar

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Takalar, H. Muhammad Rijal ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Polres, Kodim 1426/Takalar, serta para kepala OPD dan camat setempat. Eksekutif dan legislatif sepakat untuk memperkuat sinergi demi memastikan roda pembangunan Takalar tidak mandek di tengah keterbatasan dana. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD15 September 2026 20:27
Andi Tenri Uji Desak PDAM Makassar Perkuat Layanan di Tengah Kemarau Panjang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Uji menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang dihadapi masyarakat di tengah k...
News15 September 2026 20:25
Kamrussamad Siap Perkuat Sinergi DPR dengan Menkeu Baru Suahasil Nazara
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI Komisi XI Kamrussamad menyampaikan harapan terhadap kepemimpinan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuan...
Video15 September 2026 19:56
VIDEO: Pidato Singkat Purbaya Saat Sertijab
SULSELSATU.com – Momen Menteri Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pidato terakhir dalam acara serah terima jabatan. Serah terima jabatan kepada S...
Opini15 September 2026 19:51
Ketika Dokumen Lama Berbicara tentang Tanah Tanjung Bunga
Sengketa tanah sering kali dipandang sebagai pertarungan mengenai siapa yang memiliki sertifikat, siapa yang menguasai secara fisik, atau siapa yang ...