Logo Sulselsatu

DPRD Sulsel Minta APH Usut Proyek Bendung Lelengrie, Anggaran Capai Rp63 Miliar

Asrul
Asrul

Jumat, 10 Juli 2026 16:41

Anggota DPRD Sulsel M Sadar. Ist
Anggota DPRD Sulsel M Sadar. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, mempertanyakan adanya utang Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang (SDA CKTR) Sulsel kepada pihak ketiga senilai Rp211 juta.

Utang tersebut berkaitan dengan pekerjaan perbaikan elektrikal embung atau reservoir Bendung Lelengrie di Kabupaten Bone.

Persoalan itu mencuat dalam rapat dengar pendapat antara Komisi D DPRD Sulsel dan Dinas SDA CKTR Sulsel yang digelar pada Kamis, 9 Juli 2026.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Muhammad Sadar menilai keberadaan utang tersebut perlu menjadi perhatian karena fasilitas yang dibiayai justru disebut belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kenapa masih ada utang kepada pihak ketiga, sementara hasil pekerjaan di lapangan tidak berfungsi,” ujar Sadar dalam rapat.

Menurutnya, informasi mengenai kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga, yakni Afzal Putra Utama, baru diketahui saat pembahasan bersama dinas.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

Dalam rapat tersebut, Komisi D juga menyoroti kondisi Bendung Lelengrie yang hingga kini belum beroperasi sebagaimana mestinya.

Sadar mengatakan bendung tersebut sebelumnya dibangun untuk mendukung sektor pertanian. Namun, berdasarkan hasil kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi D, infrastruktur itu belum memberikan manfaat optimal karena belum difungsikan.

“Kami sudah beberapa kali turun ke lokasi dan meminta penjelasan dari dinas. Namun hingga sekarang bendung itu tetap belum beroperasi, padahal seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan pertanian,” katanya.

Baca Juga : Sufriadi Arif Terima Aspirasi Mahasiswa soal Karhutla, Sembilan Tuntutan Bakal Diteruskan

Atas kondisi tersebut, Komisi D DPRD Sulsel merekomendasikan agar persoalan pembangunan Bendung Lelengrie diteruskan kepada aparat penegak hukum (APH).

Langkah itu diambil agar penggunaan anggaran pada proyek tersebut dapat ditelusuri lebih lanjut.

DPRD juga menilai perlu ada pemeriksaan terhadap keseluruhan proyek mengingat pembangunan Bendung Lelengrie telah menghabiskan anggaran sekitar Rp63 miliar, ditambah biaya operasional dan pemeliharaan yang dinilai tidak sedikit.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...