Logo Sulselsatu

PAD Digenjot, DPRD Luwu Timur Minta Potensi Pajak MBLB dan Air Permukaan Tak Terlewat

Redaksi
Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 20:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR — Pendapatan daerah Kabupaten Luwu Timur masih menjadi perhatian DPRD. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur didorong tidak sekadar mengandalkan sumber penerimaan yang sudah berjalan, tetapi lebih aktif memburu potensi pendapatan yang belum tergarap maksimal.

Sorotan tersebut muncul dalam pembahasan evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (20/07/2026).

Anggota DPRD Luwu Timur, Firman Udding, menilai masih terdapat ruang yang cukup besar untuk meningkatkan penerimaan daerah. Ia meminta pemerintah daerah memperkuat langkah intensifikasi sekaligus memperluas objek pendapatan.

“Masih ada beberapa masukan dalam evaluasi pendapatan. Pemerintah daerah perlu terus melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi objek pendapatan,” kata Firman.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerimaan dari Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta Pajak Air Permukaan. Menurut Firman, dua sektor tersebut perlu ditangani lebih serius agar potensi penerimaannya tidak terlewat.

Tak hanya itu, DPRD juga menyoroti Dana Bagi Hasil (DBH). Optimalisasi DBH dinilai penting untuk memperbesar kemampuan fiskal daerah, terutama dalam mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Bagi DPRD, peningkatan PAD bukan sekadar soal memperbesar angka penerimaan dalam APBD. Tambahan pendapatan harus berujung pada belanja yang benar-benar memberi manfaat kepada masyarakat.

Firman menegaskan, setiap rupiah yang masuk ke kas daerah harus dikelola secara tepat agar dampaknya dapat dirasakan secara luas.

“Belanja APBD harus dapat dinikmati seluruh masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur,” ujarnya.

Ia juga meminta penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 dilakukan dengan perencanaan yang lebih terukur. Program yang dibiayai APBD harus memiliki target yang jelas, efisien dalam pelaksanaan, serta memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Evaluasi bersama BKD Provinsi Sulawesi Selatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian catatan. DPRD meminta setiap rekomendasi ditindaklanjuti pemerintah daerah sebagai bahan pembenahan pengelolaan keuangan.

Dengan begitu, peningkatan pendapatan tidak hanya memperkuat angka PAD, tetapi juga memperbesar kemampuan pemerintah daerah menghadirkan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih dirasakan masyarakat Luwu Timur.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD15 September 2026 20:27
Andi Tenri Uji Desak PDAM Makassar Perkuat Layanan di Tengah Kemarau Panjang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Uji menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang dihadapi masyarakat di tengah k...
News15 September 2026 20:25
Kamrussamad Siap Perkuat Sinergi DPR dengan Menkeu Baru Suahasil Nazara
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI Komisi XI Kamrussamad menyampaikan harapan terhadap kepemimpinan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuan...
Video15 September 2026 19:56
VIDEO: Pidato Singkat Purbaya Saat Sertijab
SULSELSATU.com – Momen Menteri Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pidato terakhir dalam acara serah terima jabatan. Serah terima jabatan kepada S...
Opini15 September 2026 19:51
Ketika Dokumen Lama Berbicara tentang Tanah Tanjung Bunga
Sengketa tanah sering kali dipandang sebagai pertarungan mengenai siapa yang memiliki sertifikat, siapa yang menguasai secara fisik, atau siapa yang ...