SULSELSATU.com, LUWU TIMUR — Ribuan jamaah yang menghadiri Tabligh Akbar di Lapangan Pendidikan Malili, Ahad (26/7/2026) malam, mendapat tausiah sekaligus apresiasi dari Ustadz Abdul Somad (UAS) terhadap sejumlah program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Di tengah ribuan jamaah, Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Paruge alias Lau Jiha, bersama Anggota DPRD Erni Mallape dan Firman Udding, turut hadir menyaksikan langsung agenda tersebut.
Sebelum menyampaikan tausiah, UAS menerima pemaparan dari Bupati Luwu Timur mengenai sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan pemerintah daerah.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Pejuang Subuh, yang menyasar kalangan pelajar. Program tersebut mendorong siswa melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid sebagai bagian dari pembinaan sekaligus penilaian pendidikan agama di sekolah.
Bupati juga memaparkan tiga program unggulan yang dikenal sebagai tiga kartu sakti, yakni Kartu Pintar untuk mendukung pendidikan melalui beasiswa, Kartu Lansia berupa bantuan Rp1 juta setiap bulan bagi warga lanjut usia, serta Kartu Kesehatan untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.
Pemaparan tersebut mendapat respons positif dari UAS. Ia menilai program-program tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat dalam berbagai fase kehidupan.
“Mau muda kuliah ditanggung, sudah tua dikasih duit, sudah meninggal sudah pasti diurus,” ujar UAS yang langsung disambut tepuk tangan jamaah.
Program Pejuang Subuh menjadi salah satu perhatian khusus UAS. Ia menilai kebijakan tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya menyentuh aspek pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter dan kebiasaan keagamaan generasi muda.
“Program Pejuang Subuh untuk anak sekolah itu ide cerdas. Kabupaten lain dari Sabang sampai Merauke harus mencontoh ide seperti di Luwu Timur,” puji UAS.
Bagi Jihadin Paruge, apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk memastikan program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat terus dikawal.
Ia menilai keberhasilan program daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah sebagai pelaksana, tetapi juga membutuhkan dukungan dan pengawasan DPRD agar pelaksanaannya konsisten serta manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD harus terus diperkuat agar seluruh program unggulan dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” kata Jihadin.
Kehadiran Erni Mallape dan Firman Udding dalam kegiatan tersebut turut memperlihatkan dukungan legislatif terhadap berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, dan penguatan nilai keagamaan.
Apresiasi yang disampaikan UAS di hadapan ribuan jamaah pun menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD Luwu Timur untuk terus mengevaluasi sekaligus memperkuat program yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar