Logo Sulselsatu

Transformasi TLKM 30 Dongkrak Kinerja Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tumbuh 3,9 Persen

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 01 Agustus 2026 18:05

Transformasi TLKM 30 dongkrak kinerja Telkom, pendapatan semester I 2026 tumbuh 3,9 persen. Foto: Istimewa.
Transformasi TLKM 30 dongkrak kinerja Telkom, pendapatan semester I 2026 tumbuh 3,9 persen. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, meningkat 3,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain pendapatan yang tumbuh, Telkom juga mencatat EBITDA sebesar Rp37,5 triliun, naik 3,8 persen secara tahunan dengan margin EBITDA mencapai 49,4 persen.

Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp10,6 triliun atau tumbuh 1,4 persen. Adapun laba bersih normalisasi mencapai Rp11,3 triliun, meningkat 6,2 persen dibandingkan Semester I 2025. Perseroan juga membukukan arus kas operasional sebesar Rp34,9 triliun, tumbuh 7 persen secara tahunan.

Baca Juga : Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, capaian tersebut mencerminkan hasil dari percepatan transformasi digital yang dijalankan perusahaan melalui strategi TLKM 30.

“Komitmen dan dedikasi kami dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil kami capai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia,” ujarnya.

Bisnis B2C Tumbuh Didorong Pemulihan Mobile*
Pada segmen bisnis Business to Consumer (B2C), Telkomsel membukukan pendapatan Rp55,6 triliun, naik 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga : TelkomGroup Luncurkan Empat Teknologi Digital

Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan Digital Business Data sebesar 11 persen serta pemulihan bisnis layanan seluler. Average Revenue Per User (ARPU) mobile juga meningkat menjadi Rp45.600, atau naik 9 persen secara tahunan.

Di sisi layanan fixed broadband, Telkomsel terus meningkatkan kualitas pelanggan melalui strategi kalibrasi basis pelanggan. Meski jumlah pelanggan IndiHome menjadi 9,5 juta, ARPU layanan tersebut naik menjadi Rp207 ribu secara semesteran.

Infrastruktur Digital dan Data Center Jadi Penopang*
Segmen B2B Infrastructure juga menunjukkan pertumbuhan positif. Pendapatan segmen ini mencapai Rp33,1 triliun, meningkat 19 persen dibandingkan Semester I 2025.

Baca Juga : Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Maksimal Rp4 Triliun

Pertumbuhan didorong oleh meningkatnya pendapatan layanan data, internet, dan IT Service. Anak usaha Telkom, Mitratel, mencatat pendapatan Rp4,7 triliun dengan jumlah tenant meningkat menjadi 63.866 dan tenancy ratio mencapai 1,57 kali.

Di sisi lain, Telkom juga terus memperkuat bisnis data center melalui NeutraDC. Perseroan tengah mengonsolidasikan seluruh aset data center TelkomGroup agar dikelola secara terpusat untuk memperluas layanan dan meningkatkan monetisasi aset.

Fokus Perkuat Transformasi*
Sepanjang Semester I 2026, Telkom juga menyelesaikan streamlining 10 entitas melalui skema divestasi, merger, dan likuidasi sebagai bagian dari transformasi perusahaan.

Baca Juga : Telkom Tuntaskan Penataan Portofolio 24 Anak Usaha, 26 Lainnya Berproses

Perseroan merealisasikan belanja modal (capex) sebesar Rp10,8 triliun, dengan lebih dari 96 persen dialokasikan untuk pengembangan bisnis prioritas di segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

Selain itu, implementasi program Early Retirement Program (ERP) dan efisiensi operasional turut mendukung peningkatan arus kas operasional serta efektivitas pengelolaan biaya perusahaan.

Dian menegaskan Telkom akan terus mempercepat transformasi digital guna memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Baca Juga : Road to DTIIF 2026, Telkom Ungkap Kunci Adopsi AI Nasional

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional,” tutup Dian.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...