Logo Sulselsatu

Keluhan Warga Soal Jarak Rumah Sakit Dijawab Alamsyah Saat Reses Anggota DPRD Luwu Timur, Rp10 Miliar Disiapkan untuk RS Towuti

Redaksi
Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 11:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR — Kabar mengenai kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Towuti menjadi salah satu perhatian dalam agenda reses Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur, Alamsyah, bersama masyarakat Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, Sabtu (15/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Alamsyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyiapkan Rp10 miliar pada Tahun Anggaran 2027 untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Towuti. Anggaran itu diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat hadirnya fasilitas kesehatan yang lebih dekat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah berkat dukungan Bapak Bupati dan Anggota DPRD, Tahun Anggaran 2027 disiapkan 10 Miliar untuk lanjutan pembangunan Rumah Sakit Towuti, agar dapat mengatasi keluhan warga khususnya masyarakat seberang Danau Towuti terkait dengan pelayanan rumah sakit,” jelas Alamsyah.

Menurutnya, keberlanjutan pembangunan rumah sakit tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Towuti, khususnya warga yang selama ini menghadapi kendala jarak dan akses ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Di hadapan masyarakat, Alamsyah menjelaskan bahwa reses bukan hanya agenda formal DPRD, melainkan sarana untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menjaring aspirasi dari tingkat desa.

“Reses ini sebagai wadah menjemput aspirasi masyarakat secara resmi sebagai tanggung jawab kami sebagai Anggota DPRD dan dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu tahun,” ungkapnya.

Berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dalam pertemuan tersebut menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui proses pembahasan di DPRD, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, serta kebutuhan pelayanan publik lainnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Desa Wawondula, serta masyarakat Desa Langkea Raya.

Alamsyah berharap komunikasi langsung melalui reses dapat menghasilkan daftar kebutuhan yang lebih konkret dan sesuai kondisi lapangan. Aspirasi tersebut selanjutnya akan dibawa ke lembaga DPRD untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan program dan anggaran daerah.

Dengan rencana tambahan anggaran Rp10 miliar untuk pembangunan RS Towuti pada 2027, ia berharap pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dapat terus berlanjut hingga mampu memberikan pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat Towuti dan wilayah sekitarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi31 Oktober 2026 21:20
OJK Kolaborasi DPR RI Edukasi Keuangan Masyarakat Maros
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris mengedukasi masyarakat Kabupaten ...
News31 Oktober 2026 19:10
Dilanda El Nino, Mesin Air Konversi LPG Hijaukan Sawah Petani
Sakir Daeng Sewang (62) baru saja pulang dari Agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) di kampung tetangga, Rabu 28 Oktober 2026, pagi. Di dek motor tuanya,...
News31 Oktober 2026 13:41
Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melalui sosiali...
News31 Oktober 2026 12:58
Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Maritim
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas penguatan kerja sama untuk meningkatkan laya...