SULSELSATU.com, LUWU TIMUR — Kabar mengenai kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Towuti menjadi salah satu perhatian dalam agenda reses Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur, Alamsyah, bersama masyarakat Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, Sabtu (15/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Alamsyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyiapkan Rp10 miliar pada Tahun Anggaran 2027 untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Towuti. Anggaran itu diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat hadirnya fasilitas kesehatan yang lebih dekat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah berkat dukungan Bapak Bupati dan Anggota DPRD, Tahun Anggaran 2027 disiapkan 10 Miliar untuk lanjutan pembangunan Rumah Sakit Towuti, agar dapat mengatasi keluhan warga khususnya masyarakat seberang Danau Towuti terkait dengan pelayanan rumah sakit,” jelas Alamsyah.
Menurutnya, keberlanjutan pembangunan rumah sakit tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Towuti, khususnya warga yang selama ini menghadapi kendala jarak dan akses ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
Di hadapan masyarakat, Alamsyah menjelaskan bahwa reses bukan hanya agenda formal DPRD, melainkan sarana untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menjaring aspirasi dari tingkat desa.
“Reses ini sebagai wadah menjemput aspirasi masyarakat secara resmi sebagai tanggung jawab kami sebagai Anggota DPRD dan dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu tahun,” ungkapnya.
Berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dalam pertemuan tersebut menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui proses pembahasan di DPRD, terutama yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, serta kebutuhan pelayanan publik lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Desa Wawondula, serta masyarakat Desa Langkea Raya.
Alamsyah berharap komunikasi langsung melalui reses dapat menghasilkan daftar kebutuhan yang lebih konkret dan sesuai kondisi lapangan. Aspirasi tersebut selanjutnya akan dibawa ke lembaga DPRD untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan program dan anggaran daerah.
Dengan rencana tambahan anggaran Rp10 miliar untuk pembangunan RS Towuti pada 2027, ia berharap pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dapat terus berlanjut hingga mampu memberikan pelayanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat Towuti dan wilayah sekitarnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar