SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten Jeneponto memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem dan musim kemarau.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung Bupati Jeneponto, Paris Yasir, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Kamis (20/8/2026).
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Jeneponto Aspa Muji, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah pejabat dan pihak terkait.
Dalam arahannya, Paris Yasir meminta seluruh jajaran pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem maupun musim kemarau.
Menurutnya, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini dengan memperkuat koordinasi antarlembaga. Hal tersebut dinilai penting agar setiap potensi risiko dapat diminimalkan dan penanganan terhadap masyarakat bisa dilakukan secara cepat dan tepat.
“Yang paling penting adalah kesiapsiagaan kita. Semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi dan mengambil langkah antisipasi terhadap kemungkinan yang terjadi,” ujar Paris Yasir.
Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah menjalankan tugas dan kewenangannya secara optimal. Koordinasi dengan unsur Forkopimda dan instansi terkait diminta terus ditingkatkan untuk memastikan kesiapan pemerintah menghadapi berbagai kondisi di lapangan.
Setelah arahan Bupati, rapat dilanjutkan dengan diskusi untuk membahas sejumlah langkah strategis menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem dan kemarau di wilayah Jeneponto.
Pembahasan tersebut mencakup kesiapan masing-masing sektor dalam melakukan pencegahan maupun merespons kondisi yang berpotensi mengganggu masyarakat.
Melalui rapat Forkopimda ini, Pemkab Jeneponto menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antarinstansi dan mengedepankan langkah preventif dalam menghadapi potensi bencana.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta membangun kepedulian bersama agar berbagai potensi risiko dapat diantisipasi sejak dini dan ditangani secara terpadu.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar