SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat potensi pengurangan emisi karbon sebesar 4.374,91 kilogram atau sekitar 4,3 ton CO₂ setelah enam bulan menjalankan program Clean Energy Day.
Capaian tersebut diperoleh melalui penerapan mobilitas ramah lingkungan oleh pegawai PLN UIP Sulawesi setiap Jumat.
Program yang mulai diterapkan pada 10 April 2026 itu mendorong pegawai memilih moda transportasi rendah emisi dalam perjalanan menuju dan dari tempat kerja.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi dan Gubernur Gorontalo Perkuat Sinergi Infrastruktur Kelistrikan
Berdasarkan sistem monitoring Clean Energy Day, hingga memasuki minggu ke-22 pelaksanaan tercatat sebanyak 2.594 perjalanan pulang-pergi pegawai.
Total jarak yang ditempuh mencapai 26.614 kilometer, dengan potensi konversi penggunaan bahan bakar minyak mencapai 1.978,06 liter BBM.
Pilihan transportasi dalam program tersebut cukup beragam, mulai dari berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, layanan transportasi daring berbasis kendaraan listrik, hingga kendaraan listrik pribadi.
Baca Juga : Tuntas Lebih Cepat, PLN Tambah 30 MVA untuk Perkuat Listrik Pohuwato Gorontalo
General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha mengatakan, Clean Energy Day merupakan langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten untuk membangun kebiasaan kerja yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, perubahan perilaku dalam mobilitas sehari-hari dapat memberikan dampak positif apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
“Melalui Clean Energy Day, kami ingin mengajak seluruh pegawai membangun kebiasaan sederhana yang lebih ramah lingkungan, terutama melalui pilihan transportasi sehari-hari. Minggu ini saya sendiri memilih menggunakan sepeda ke kantor. Selain lebih ramah lingkungan, sekalian menjadi waktu untuk berolahraga,” ujar Aditya.
Baca Juga : PLN Perkuat Satgas Kaltana Kaluku Bodoa Hadapi Kekeringan dan Kebakaran
Ia mengatakan pelaksanaan program tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN UIP Sulawesi membangun budaya kerja yang lebih sadar terhadap penggunaan energi, efisiensi, dan keberlanjutan.
“Komitmen terhadap energi bersih dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana. Ketika pegawai mulai terbiasa memilih transportasi yang lebih ramah lingkungan, hal itu menjadi bagian dari perubahan budaya yang kami harapkan terus tumbuh di lingkungan PLN UIP Sulawesi,” tambahnya.
Salah satu pegawai PLN UIP Sulawesi Rizka Mustika Muchtar turut menerapkan kebiasaan tersebut dengan menggunakan transportasi daring berbasis kendaraan listrik setiap Jumat.
Baca Juga : PLN dan Kejaksaan Sepakati PKS Kawal Proyek Ketenagalistrikan di Sulsel
Menurut Rizka, Clean Energy Day menjadi pengingat untuk mulai mempertimbangkan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari.
“Kalau hari Jumat, saya biasanya memilih transportasi daring yang menggunakan kendaraan listrik untuk ke kantor. Menurut saya, Clean Energy Day jadi pengingat untuk memilih transportasi yang lebih ramah lingkungan, meskipun hanya satu hari dalam seminggu. Dari kebiasaan sederhana ini, setidaknya kita tetap bisa ikut berkontribusi untuk lingkungan,” ujar Rizka.
Memasuki enam bulan pelaksanaan, PLN UIP Sulawesi terus menjaga konsistensi Clean Energy Day setiap Jumat.
Baca Juga : PLN dan Kejati Sulsel Perkuat Sinergi Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
Program tersebut menjadi salah satu langkah internal perusahaan dalam mendorong efisiensi energi, mobilitas rendah emisi, serta peningkatan kesadaran pegawai terhadap dampak lingkungan dari aktivitas sehari-hari.
Capaian potensi pengurangan emisi sebesar 4,3 ton CO₂ menunjukkan kontribusi dari perubahan pilihan mobilitas yang dilakukan secara kolektif.
Selain dampak terhadap emisi, program ini juga mendorong pegawai untuk mulai menjadikan pilihan transportasi rendah emisi sebagai bagian dari kebiasaan kerja.
PLN UIP Sulawesi berkomitmen melanjutkan berbagai kebiasaan positif yang mendukung transisi energi bersih dan keberlanjutan.
Melalui langkah sederhana dalam mobilitas harian, perusahaan mendorong setiap pegawai mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan kerja dan kehidupan yang lebih ramah lingkungan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar