SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang pelayanan pemanduan kapal dengan mengikutsertakan 20 Pandu Tingkat II dalam Program Sertifikasi Pandu Tingkat I Tahun 2026.
Program tersebut dilaksanakan dalam dua angkatan, yakni Angkatan III dan Angkatan IV. Sebanyak 10 pandu yang tergabung dalam Angkatan III mulai mengikuti tahapan pembelajaran pada Senin (7/9/2026).
Pembelajaran dilaksanakan secara onsite di PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), setelah sebelumnya para peserta mengikuti ujian seleksi pada 2–4 September 2026.
Baca Juga : Hari Pelanggan Nasional, Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS
Peningkatan kompetensi dari Pandu Tingkat II menjadi Pandu Tingkat I memiliki peran strategis dalam mendukung kesiapan PJM melayani kapal-kapal berukuran besar.
Berdasarkan ketentuan yang menjadi dasar pelaksanaan program, peningkatan kualifikasi Pandu Tingkat I diperlukan untuk memenuhi persyaratan pemanduan kapal dengan panjang lebih dari 200 meter.
Pandu yang telah memiliki sertifikat Pandu Tingkat I dapat melakukan pemanduan terhadap kapal dengan ukuran panjang atau Length Overall (LOA) tidak terbatas.
Baca Juga : PJM Perkuat Peran Pandu di Era Transformasi Teknologi Maritim
Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT Pelindo Jasa Maritim Aris Subagyo mengatakan, peningkatan kompetensi pandu merupakan bagian dari upaya perusahaan menyiapkan SDM profesional dengan kualifikasi sesuai kebutuhan pelayanan.
“Peningkatan kompetensi pandu merupakan investasi perusahaan dalam membangun SDM yang profesional dan memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan pelayanan. Pandu memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keselamatan dan kelancaran pergerakan kapal, sehingga kompetensinya harus terus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Aris.
Menurutnya, peningkatan kompetensi tidak hanya ditujukan untuk pengembangan kemampuan individu pekerja, tetapi juga diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan kapabilitas perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.
Baca Juga : Pelindo dan Australia Jajaki Kerja Sama Maritim dan Logistik
“Dengan bertambahnya SDM yang memiliki kualifikasi Pandu Tingkat I, PJM semakin siap memberikan pelayanan pemanduan yang aman, andal, dan berkualitas serta menjawab kebutuhan pengguna jasa yang terus berkembang,” tambahnya.
Rangkaian Program Sertifikasi Pandu Tingkat I Angkatan III dilaksanakan secara bertahap. Peserta mengikuti pembelajaran pada 7 September–5 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan praktik memandu kapal pada 6–12 Oktober 2026.
Selanjutnya, evaluasi akhir dan ujian kompetensi dijadwalkan pada 11–12 Oktober 2026. Seluruh rangkaian Angkatan III akan ditutup pada 12 Oktober 2026.
Baca Juga : Perkuat Safety Excellence, PJM Pastikan Kesiapan Stasiun Pandu Samarinda
Sementara itu, 10 pandu lainnya akan mengikuti Angkatan IV. Rangkaian program tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai 30 Oktober hingga 12 Desember 2026, meliputi proses seleksi, pembelajaran, praktik memandu kapal, evaluasi akhir, hingga penutupan program.
Program peningkatan kompetensi tersebut juga sejalan dengan arah transformasi human capital di lingkungan BUMN yang didorong oleh Danantara Indonesia.
Pengembangan talenta dan peningkatan kompetensi SDM menjadi bagian penting dalam memperkuat kinerja dan daya saing perusahaan.
Baca Juga : Pelindo Edukasi Pelajar Makassar Bahaya Narkoba
Bagi PJM, pengembangan kompetensi secara berkelanjutan menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan SDM menghadapi perkembangan bisnis dan tuntutan industri maritim.
Peningkatan kualifikasi pandu diharapkan dapat memperkuat kapabilitas perusahaan dalam memberikan pelayanan pemanduan yang mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan profesionalisme.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PJM dalam memperkuat kapabilitas layanan marine dan mendukung kelancaran konektivitas maritim nasional melalui penyediaan SDM yang kompeten serta mampu menjawab perkembangan kebutuhan industri kepelabuhanan dan maritim.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar