Logo Sulselsatu

Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 18 September 2026 16:11

133 siswa Athirah tanam mangrove di Puntondo. Foto: Istimewa.
133 siswa Athirah tanam mangrove di Puntondo. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo, Dusun Puntondo, Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Field Trip Science yang dirancang sebagai pembelajaran di luar kelas.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem melalui pengalaman langsung.

Baca Juga : Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam

Di kawasan pesisir Puntondo, para siswa diperkenalkan dengan sejumlah ekosistem laut dan pesisir, seperti mangrove dan padang lamun.

Mereka juga mendapatkan pengetahuan mengenai pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) kincir angin.

Setelah mengikuti pembelajaran di sejumlah pos, siswa kemudian diajak melakukan penanaman mangrove. Aktivitas ini menjadi bagian penting dari kegiatan karena pengetahuan mengenai lingkungan diharapkan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.

Baca Juga : NIPAH PARK Dukung Industri Kopi Lokal Lewat Makassar Coffee Fest 2026

Penanaman mangrove juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami fungsi tumbuhan pesisir dalam menjaga garis pantai dan menjadi habitat berbagai biota.

Di sisi lain, kegiatan tersebut menanamkan kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kepala SMP Islam Athirah Makassar Nilamartini mengatakan, kegiatan Field Trip Science di PPLH Puntondo menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar langsung dari alam.

Baca Juga : Kalla Translog Tes Narkoba Seluruh Driver

“Tempat yang kita kunjungi ini sangat istimewa. Kealamiannya masih terjaga dan kekayaan biota lautnya juga masih terpelihara dengan baik. Ini memberikan peluang besar bagi anak-anak untuk memahami keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem laut secara langsung,” ujarnya.

Menurut Nilamartini, pengalaman belajar di alam diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap anak-anak tidak hanya bertambah wawasan akademik, tetapi juga bertumbuh dalam hal karakter,” ungkapnya.

Baca Juga : New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV

Sebanyak 133 siswa tersebut dibagi ke dalam delapan kelompok. Setiap kelompok didampingi pendamping dari SMP Islam Athirah dan pihak PPLH Puntondo untuk mengikuti pembelajaran di pos-pos yang telah disiapkan.

Selain menanam mangrove, siswa mengikuti sejumlah aktivitas edukatif, yakni pos refleksi, pengenalan PLTB, pembelajaran ekosistem mangrove, pengenalan ekosistem padang lamun, serta pembuatan suvenir.

Salah seorang siswa Mohammad Hatta mengaku memperoleh pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.

Baca Juga : Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen

“Kegiatan ini mengajarkan kita untuk lebih peduli lingkungan dengan merawatnya. Kita juga belajar bekerja sama dengan teman dan tidak meninggalkan teman saat mengalami kesusahan. Kegiatannya seru, meskipun sangat panas,” tuturnya.

Kegiatan Field Trip Science tersebut merupakan bagian dari integrasi Islamic Leadership Skills (ILS), khususnya pilar beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, gotong royong, dan berpikir kritis.

Implementasi pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui aktivitas lapangan. Setelah kegiatan, siswa juga mengikuti presentasi kelompok untuk merefleksikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, termasuk membahas penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...