Logo Sulselsatu

Festival Pesantren Pertama di Sulsel Digelar di Takalar, Daeng Manye Ingin Santri Tampil di Panggung Utama

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 08 Oktober 2026 19:03

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar mematangkan persiapan Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 22–24 Oktober 2026, di Area Kantor Bupati Takalar. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Festival tersebut akan menghadirkan lima agenda utama, yakni Apel Santri, Pawai Santri, Pameran Potensi Pesantren, Pagelaran Seni Santri, dan Seminar Kepesantrenan. Berbagai potensi, kreativitas, serta kontribusi pesantren di Takalar akan ditampilkan dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan pemerintahan daerah tersebut.

Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye memimpin langsung rapat pemantapan pelaksanaan festival di Rumah Jabatan Bupati Takalar, Kamis malam (8/10/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Takalar Dody Riyan Saputra bersama jajaran Kementerian Agama Takalar.

Daeng Manye mengatakan, festival ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial dalam memperingati Hari Santri Nasional. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang syiar, edukasi, silaturahmi, sekaligus wadah bagi para santri untuk memperlihatkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

Menurutnya, festival akan memberikan kesempatan kepada pondok pesantren untuk memperkenalkan berbagai karya dan prestasi, mulai dari produk pesantren, seni religi, hingga gagasan mengenai peran santri dalam pembangunan bangsa.

“Ini festival pesantren pertama di Sulsel. Kita ingin santri Takalar tampil di panggung utama, menunjukkan karya dan prestasinya,” ujar Daeng Manye.

Ia berharap seluruh pondok pesantren dapat berpartisipasi aktif sehingga festival tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antarsantri sekaligus memperkenalkan potensi pendidikan pesantren kepada masyarakat luas.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Takalar untuk ikut menyukseskan dan meramaikan kegiatan tersebut. Selama tiga hari pelaksanaan, pusat pemerintahan Kabupaten Takalar akan menjadi ruang pertemuan bagi para santri untuk menampilkan kemampuan, karya, dan kreativitas mereka.

“Melalui festival ini, para santri diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga tampil sebagai generasi yang mampu menunjukkan potensi dan kontribusinya bagi masyarakat dan da

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 November 2026 12:12
PELNI Raih Penghargaan Konektivitas Maritim Nasional
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero meraih penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026 ...
Politik08 November 2026 12:05
Idrus Marham Bela Bahlil soal Isu Penyadapan: Jangan Bangun Opini Menyesatkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham membela Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia yang namanya dikaitkan dengan isu ...
Kriminal07 November 2026 21:42
Kendaraan Diduga Milik Geng Motor Dibakar Massa Usai Serang Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Keributan antar kelompok pemuda dan geng motor terjadi di pertigaan Jalan Veteran Selatan-Jalan Rappocini Raya, Kota ...
Politik07 November 2026 19:04
Meriahkan HUT ke-15 Partai NasDem, Anggota DPR RI Rudianto Lallo Gelar Turnamen Sepak Bola
SULSELSATU.com, GOWA – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem, anggota DPR RI Fraksi NasDem Rudianto Lallo menggela...