SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Ilham Arief Sirajuddin (IAS), memasang target peningkatan perolehan kursi DPRD hingga 50 persen.
Target tersebut menjadi salah satu prioritas kepengurusan baru Golkar Sulsel dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Target itu disampaikan IAS saat pelantikan pengurus DPD I Golkar Sulsel di Four Points by Sheraton Makassar, Minggu 25 Oktober 2026.
Baca Juga : Kader Golkar di Sulsel Rindu Bertemu Bahlil, IAS Prediksi 4 Ribu Orang Hadiri Pelantikan dan Pesta Rakyat
Ia menegaskan, konsolidasi organisasi harus segera dipercepat mengingat masa kepengurusan yang tersisa sekitar tiga tahun.
“Dengan waktu yang tersisa, dengan semangat yang lebih tinggi, insyaallah proses percepatan,” kata IAS.
Wali Kota Makassar dua periode tersebut menyebut konsolidasi hingga tingkat kabupaten dan kota menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja partai. Sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, masuk dalam agenda penyelesaian konsolidasi yang ditargetkan rampung pada Desember mendatang.
Baca Juga : Amirullah Nur Dipercaya Pimpin Renovasi Kantor Golkar Sulsel, Anggaran Disiapkan Rp5 Miliar
Menurut IAS, target peningkatan kursi tidak bisa hanya dibebankan kepada pengurus tingkat provinsi. Seluruh struktur partai di daerah perlu bergerak bersama untuk merancang strategi dan memperkuat kerja organisasi.
“Tidak akan mungkin capaian kita diselenggarakan tanpa kolaborasi dari seluruh instrumen Partai Golkar di kabupaten,” ujarnya.
IAS juga menekankan perlunya program taktis dan strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Evaluasi terhadap kontribusi kader dan kemampuan struktur partai menjadi bagian dari upaya mencapai target tersebut.
Baca Juga : HUT ke-62 Golkar, IAS Minta Kader Fokus Layani Rakyat Jelang Pemilu 2029
“Insyaallah kami akan membuktikan, mewujudkan target perolehan DPRD insyaallah 50 persen,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M Sarmuji, menyebut partainya memiliki dua agenda utama, yakni mendukung pelaksanaan program pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan meningkatkan perolehan kursi legislatif di semua tingkatan.
Menurut Sarmuji, dukungan terhadap program pemerintah perlu diawali dengan pemahaman terhadap arah kebijakan nasional. Ia menyinggung orientasi pembangunan yang, menurutnya, perlu semakin menempatkan masyarakat sebagai pusat sekaligus subjek pembangunan.
Baca Juga : IAS, Nurdin Halid, dan Taufan Pawe Jadi Andalan Golkar Sulsel di Pemilu 2029
“Tugas kami adalah menaikkan kursi, baik DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten-kota,” kata Sarmuji.
Ia juga menyebut Sulawesi Selatan sebagai salah satu basis utama Golkar, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat memperluas jangkauan partai melalui komposisi pengurus dengan latar belakang yang beragam.
Sarmuji mengatakan, keberagaman tersebut diharapkan menjadi penghubung antara partai dan berbagai kelompok masyarakat di Sulsel, sehingga aspirasi mereka dapat diserap melalui struktur organisasi.
Baca Juga : Golkar Sulsel Perpanjang Masa Jabatan Ketua DPD II, Musda Dikebut hingga Desember
Selain konsolidasi, Golkar Sulsel juga diminta memberi perhatian lebih besar kepada generasi muda, terutama Generasi Z yang akrab dengan teknologi digital.
Sarmuji mengatakan, pola generasi muda dalam mencari informasi hingga menemukan jawaban atas persoalan sehari-hari semakin bergeser ke platform digital, termasuk media sosial dan kecerdasan buatan (AI).
Karena itu, ia menginstruksikan jajaran Golkar Sulsel agar lebih peduli terhadap perkembangan ekosistem digital sebagai bagian dari upaya menjangkau generasi muda.
Pelantikan pengurus tersebut turut dihadiri sejumlah petinggi Golkar, di antaranya Sarmuji, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta sejumlah anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan, kepala daerah, dan pengurus partai.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar