SULSELSATU.com, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan Gerakan Masyarakat (Germas) Anti Mager Cinta Keuangan Syariah 2026 di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Islamic Finance Summit 2026 ini digelar OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dengan dukungan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan lembaga jasa keuangan syariah.
Baca Juga : OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat didorong untuk mengenal prinsip, produk, dan layanan keuangan syariah serta memanfaatkannya sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
OJK juga mengajak masyarakat membangun kebiasaan finansial yang sehat, mulai dari menabung, merencanakan keuangan, hingga memilih produk dan layanan keuangan syariah yang legal.
Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Deputi Komisioner OJK Deden Firman Hendarsyah, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Bank Indonesia, LPS, serta sejumlah lembaga jasa keuangan.
Baca Juga : OJK Minta Industri Syariah Lebih Peka Kebutuhan Konsumen
Ribuan masyarakat juga mendaftar untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang menggabungkan kampanye gaya hidup aktif dengan edukasi keuangan tersebut.
Selain edukasi mengenai keuangan syariah, kegiatan ini menghadirkan sosialisasi kewaspadaan terhadap penipuan dan aktivitas keuangan ilegal, pemeriksaan kesehatan gratis, serta donor darah.
OJK juga menyediakan layanan dan konsultasi keuangan syariah melalui stan lembaga jasa keuangan yang terintegrasi dalam Sistem Informasi Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan (SiMOLEK).
Baca Juga : OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah, Aset Tembus Rp3.307 Triliun
Melalui kegiatan ini, OJK berharap masyarakat tidak hanya mengenal keuangan syariah, tetapi juga mulai menggunakannya secara bijak.
Peningkatan literasi dan inklusi tersebut diharapkan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar