iklan Kareba Parlementa
Sulselsatu
Sulselsatu
iklan Kareba Parlementa

Opini: Kota Makassar menuju Universal Akses Air dan Sanitasi

Iklan Humas SulSel

Oleh: Cindy Chayani Mangampang
Mahasiswa Fakultas Bioteknologi, Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta

Pendahuluan

Air merupakan kebutuhan yang paling penting bagi setiap makhluk hidup khususnya manusia. Air dapat pula digunakan sebagai sebagai air baku konsumsi, pengairan pada pertanian, sarana rekreasi, serta industri. Demikian pentingnya air dalam kehidupan namun, sayang persediaan air sangat terbatas. Dari seluruh jumlah air yang ada di bumi 97% adalah air yang berada di lautan (air asin) sehingga air tawar yang ada di bumi hanya 3%. Air tawar ini terdiri dari 2% dalam bentuk Es, 0,9% air tanah, dan 0,09 % air tawar berasal dari danau, sungai dan uap air di atmosfir. Dengan demikian hanya tersisa 0,5 % yang bisa dimanfaatkan.

Permasalahan Air dan sanitasi

Dalam proses mengalirnya air seringkali terjadi pencemaran yang di sebabkan oleh industri besar, industri keci dan limbah rumah tangga. Pencemaran juga terjadi di danau oleh kegiatan perikanan serta limbah rumah makan yang ada di sekitar danau. Ciri-ciri air yang tercemar adalah keruh, berbuih, kotor, dan berbau. Tentunya air tidak lagi aman untuk pengairan pertanian apalagi digunakan sebagai air minum. Menurut BPS beberapa pekan, sejumlah kecamatan di Makassar mengalami kekurangan air bersih akibat distribusi dari PDAM yang kurang. Kepala Bagian Humas PDAM Kota Makassar Idris Tahir mengatakan menurunnya distribusi air di beberapa wilayah di Makassar karena debit air di bendungan Lekopancing, Maros menyusut sekitar 3 meter.“Produksi air menurun oleh karena debit air baku tidak maksimal sehingga suplai ke pelanggan di sembilan kecamatan yang disebutkan diatas. Selain masalah bendungan Lekopancing, sungai Moncongloe juga terpengaruh yang disebabkan oleh intrusi air laut yang air laut pasang. Adapun kecamatan yang terkena dampak kekurangan air diantaranya, Kecamatan Tallo, Wajo, Ujung Tanah, Bontoala, Manggala, Makassar, Tamalanrea dan Biringkanaya (sumber : SULSELSATU.com )

Insiden WBD

Air tercemar disebabkan masuknya atau dimasukkannya zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai tingkat tertentu yang membahayakan, mengakibatkan air tidak berfungsi lagi sesuai peruntukannya (Mukono.2011). Total Coliform dan E. Coli merupakan faktor cemaran air yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Hampir semua sumber air minum di kota besar di Indonesia khususnya di kota Makassar tercemar bakteri seperti E. Coli dan Coliform. Akibat krisis air bersih sebagian besar masyarakat menggunakan air tidak layak pakai untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini juga disebabkan oleh lemahnya pengawasan dan keengganan untuk melakukan penegakan hukum secara benar membuat masalah pencemaran air dan air bersih menjadi masalah yang semakin parah setiap tahunnya. Akibat banjir besar pada bulan januari 2019, sejumlah warga di Makassar menderita berbagai sakit seperti penyakit kulit, Ispa dan diare.

Menuju Universal Akses Air dan Sanitasi

Berdasarkan data dari World Resources Institute tahun 1998, diperkirakan pada tahun 2025 sekitar 5103 m3 orang akan terus menningkat per tahun; yang berarti pasokan air per kapita akan semakin berkurang. Pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan ketersediaan air dan perilaku masyarakat menjadi penyebab utama masalah krisis air. Sebagai kebutuhan dasar manusia dan prasyarat kehidupan yang sehat dan layak, air minum dan sanitasi menjadi salah satu prioritas pembangunan Indonesia. Komitmen ini ditunjukkan Pemerintah Indonesia dengan memasukkan pembangunan air minum dan sanitasi ke dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), hingga Sustainable Development Goals (SDGs). Saat ini optimalisasi pemenuhan kebutuhan air bersih di kota Makassar masih 70 hingga 80 persen sehingga sangat dibutuhkan Strategi pengendalian serta pengembangan ilmu pengetahuan terkait pengolahan air dan sanitasi lingkungan. Berdasarkan sumber gosulsel.com, ditargetkan akhir tahun 2019 Pemerintah kota Makassar akan mencapai universal air minum dan sanitasi yang layak.

Penutup

Demi mewujudkan Makassar yang bebas dari kris air bersih perlu dilakukan pengelolaan air dan sanitasi lingkungan dengan cara mengelola limbah Industri (besar maupun rumahan), bijak memakai air, membuat sanitasi yang baik, mengurangi detergen, tidak membuang sampah ke sungai, beralih ke perikanan yang berkelanjutan serta, mengelolah limbah rumah makan yang baik. Dengan terjaganya kualitas air juga akan mendukung parawisata di Makassar sehingga makin banyak wisatawan asing maupun wisatawan lokal yang menikmati keindahan alam di Makassar. Hal ini dapat terlaksana dengan kerjasama dari pemerintah dan masyarakat. Bersama kita selamatkan air untuk makassar yang lebih sehat.

Iklan PDAM
...
Sulselsatu

Kabar Buruk, Arab Saudi Hentikan Kedatangan Jemaah Umrah Asal Indonesia

SULSELSATU.com - Kabar buruk datang dari pemerintah Arab Saudi. Jemaah umrah dari beberapa negara, termasuk Indonesia, untuk sementara waktu ditangguhkan. Selain umrah, ada juga...
Sulselsatu

Batal Ikut Tes CPNS, Peserta Asal Pacekke Barru Ini Menangis

SULSELSATU.com, BARRU - Peserta CPNS dihari kedua menyisahkan rasa tangis kepada salah satu peserta asal Desa Pacekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru. Dia harusnya mengikuti...
Sulselsatu

Jumras Temui Nurdin Abdullah Sambil Cium Tangan dan Teteskan Air Mata

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Eks Kabiro Pembangunan Sulsel, Jumras didampingi langsung tim penyidik dari Polrestabes Makassar menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Gubernur Sulsel, Nurdin...
Sulselsatu

Warga Batulappa Barru Geger, Janin Bayi Dibawa Anjing

SULSELSATU.com, BARRU - Warga Dusun Batulappa, Desa Tompo, Kecamatan Barru digegerkan dengan penemuan janin yang dibawa oleh seekor anjing, Senin (24/2/2020) siang hari tadi.  "Soal...
Sulselsatu

Mahasiswi Asal Timika Tenggelam di Air Terjun Tompobulu Maros

SULSELSATU.com, MAROS - Emi (19) Mahasiswi Univeristas Stikes Megarezky Makassar hilang usai bermain di air terjun pumbunga kecamatan tompobulu kabupaten maros Ahad (23/2/2020) Dari keterangan...
Sulselsatu

Berkinerja Buruk, Iqbal Suhaeb Dikabarkan Bakal Digantikan Prof Yusran

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Posisi Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb kini di ujung tanduk. Kinerja buruk yang ditunjukkan Iqbal selama memimpin Kota Makassar membuatnya...
Sulselsatu

Peserta CPNS Bidan di Barru Raih Nilai 437 Hari Kedua SKD

SULSELSATU.com, BARRU - Peserta CPNS formasi kebidanan bernama Andi Tri Maswati, meraih nilai tertinggi di hari kedua tes SKD di Kabupaten Barru. Tri berhasil meraih...
Sulselsatu

Hari Pertama Tes CPNS di Barru, Nilai Tertinggi 388

SULSELSATU.com, BARRU - Hari pertama pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Barru menghasilkan nilai tertinggi atas...
Dinas Pendidikan
Sulselsatu

GALERI FOTO: Gubernur Sulsel Pantau KPSH Beras Medium di Perum Bulog

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meninjau langsung ketersediaan pasokan beras medium di gedung Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Panaikang,...

Baca Juga

Sulselsatu

Hari Pancasila, Syaharuddin Alrif Ajak Pemuda Jaga Keutuhan NKRI

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif memaknai hari lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni sebagai spirit menjaga keutuhan NKRI. Sekretaris...
Sulselsatu

RPH Makassar Berbenah, Pemkot Siapkan Kawasan Pasar Ternak Modern

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) di Makassar yang beberapa hari lalu dikunjungi Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf mendapat respon...
Sulselsatu

Anwar Abbas Bantah Keterlibatan Muhammadiyah dalam Diskusi Pemakzulan Presiden

JAKARTA - Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengklarifikasi bahwa organisasinya tidak terlibat dalam penyelenggaraan webinar nasional tentang pemakzulan presiden di era pandemi Covid-19. Menurutnya, nama...
Sulselsatu

Sensus Penduduk 2020 di Makassar Tak Capai Target

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pengisian Sensus Penduduk 2020 di Makassar Badan Pusat Statistik (BPS) tidak capai target, akibat penyebaran pandemi Covid-19 Dari 81.370 KK target yang...

TERKINI

Sulselsatu

NA Halal Bihalal Bersama IKAMI Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Sulsel,Nurdin Abdullah menghadiri halal bihalal virtual...
Sulselsatu

Dukung Pencegahan Covid-19, Bhayangkari Berbagi Bekal Kesehatan ke Personel Polres Sinjai

SULSELSATU.com, SINJAI - Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih terjadi di...
Sulselsatu

Tahapan Pilkada Gowa Dimulai 15 Juni 2020

SULSELSATU.com, GOWA - Tahapan Pilkada di Kabupaten Gowa akan dimulai pada...
Sulselsatu

Tanggapi Kasus Floyd, Paus Fransiskus Doakan Semua Korban Rasisme

VATIKAN - Kasus George Floyd turut mengundang simpat pemimpin Katolik Vatikan,...
Sulselsatu

Rupiah Menguat, Dekati Level Rp14 Ribu per Dolar AS

JAKARTA - Rupiah mulai bangkit perlahan. Dalam beberapa hari terakhir, nilai...
Sulselsatu

Polisi Grebek Tempat Prostitusi Sesama Jenis di Medan

JAKARTA - Sebuah rumah pijat di Kota Medan, Sumatera Utara, digrebek...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Tak Mau Mobilnya Diderek Dishub, Sopir Ini Menangis

SULSELSATU.com - Tak ingin mobil pick up miliknya diderek Dishub, seorang sopir menangis. Sang sopir beralasan kebingungan mencari kunci kontaknya yang hilang. Video Editor: Andi Hermanto Editor:...