Logo Sulselsatu

Google Maps Luncurkan Fitur Baru, Bisa Deteksi Laju Kendaraan

Asrul
Asrul

Rabu, 12 Juni 2019 14:00

Google Maps. (INT)
Google Maps. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Google meluncurkan meluncurkan fitur baru di aplikasi Google Maps. Adalah on-screen speedometer yang akan mereka kecepatan kemudi saat menggunakan navigasi petunjuk arah.

Untuk menggunakannya, pengguna terlebih dulu memilih tombol menu yang ada di aplikasi Google Maps. Dalam menu pengaturan navigasi, pengguna bisa memilih tombol spidometer di kiri bawah layar untuk menampilkan kecepatan laju kendaraan.

Kemunculan fitur ini bukan hanya membantu pengguna mencari jalur tercepat ke tujuan, tetapi juga mengetahu laju kecepatan kendaraan yang ditumpangi.

Baca Juga : Mudahkan Pengguna, Google Maps Luncurkan Fitur Tarif Tol se-Indonesia

Dengan kata lain, jika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi aplikasi akan memberikan notifikasi untuk menurunkan kecepatan.

Dilaporkan Android Police, fitur baru Google Maps ini baru tersedia secara terbatar untuk pengguna di Argentina, Australia, Belgia, Brasil, Kanada, Republik Ceko, Finlandia, Jerman, India, Belanda, Polandia, Portugal, Swedia, Taiwan, Inggris, dan Amerika Serikat.

Google tidak bisa memastikan kapan fitur serupa bisa digunakan oleh seluruh penggunanya di dunia. Kendati demikain, Google menjanjikan fitur serupa akan tersedia untuk pengguna Maps ‘dalam waktu dekat’.

Sebelumnya, Google memungkinkan bagi pengguna untuk melaporkan kecepatan kendaraan-kendaraan yang melintas. Fitur serupa sebelumnya telah tersedia untuk aplikasi navigasi besutan Google lainnya, Waze.

Selain spidometer, Google sebelumnya mempersenjatai Maps dengan teknologi augmented reality (AR) di perangkat Pixel. Sebelum diluncurkan, fitur Maps AR telah diuji untuk Google Maps Local Guides pada awal Februari lalu.

Mengutip GSMArena, belum ada informasi lebih lanjut kemungkinan teknologi AR pada Google Maps diboyong untk perangkat non-Pixel.

Saat AR diaktifkan, pengguna Google Maps akan melihat tampilan lingkungan seperti gedung, kendaraan, dan orang-orang yang lintasi jalan atau jalur tertentu. Informasi keterangan nama jalan dan penunjuk arah akan muncul saat AR diaktifkan.

Tampilan peta Google tetap muncul seperti biasa pada bagian bawah layar tampilan kamera. Google menekankan penggunaan fitur AR akan mengonsumsi daya baterai dan internet lebih tinggi ketimbang Maps biasa.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...