Logo Sulselsatu

Hadiri Pelatihan Probity Audit, Ini Pesan IDP

Asrul
Asrul

Sabtu, 15 Juni 2019 17:30

istimewa
istimewa
SULSELSATU.com, LUWU UTARA – Keberadaan Inspektorat sebagai aparat terdepan dalam mengawasi jalannya pemerintahan adalah tugas berat dalam menyukseskan visi dan misi pemerintah kabupaten luwu utara.
Dalam hal ini Inspektorat Luwu Utara menggelar pelatihan pengembangan tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan ‘probity audit’ pengadaan barang dan jasa di Aula Lagaligo kantor Bupati Luwu Utara, Jumat (14/6/2019).
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, Arman Sahri mengatakan pada tahun 2019 sudah ada 85 APIP pada kementerian lembaga dan pemerintah daerah yang sudah harus berada pada level 3.
“Hari ini kita sudah berada di tahun 2019 tepatnya bulan Juni, dan ternyata dari 542 pemda yang ada di Indonesia, hanya 9 yang memiliki kapabilitas APIP level 3. Posisi Luwu Utara sampai saat ini berdasarkan Quality Insurance yang dilakukan oleh BPKP Sulsel, sudah berada di level 3. Walau masih kurang dalam hal Quality Insurance di tingkat nasional yang InsyaAllah akan kita lakukan pada tanggal 2-6 Juli 2019. Dan saya berharap, kalau nanti pada tanggal 2-6 Juli Luwu Utara bisa lolos, maka Luwu Utara menjadi yang pertama di Indonesia yang bisa mengawinkan kapabilitas SPIP dan APIP,” ujarnya.
Arman melanjutkan, kalau nantinya Luwu Utara sudah resmi menyandang APIP level 3, maka Inspektorat Kabupaten Luwu tara sudah dipandang mampu untuk melakukan penugasan penilaian aspek efisiensi serta efektivitas setiap kegiatan.
“Artinya Inspektorat Pemda Luwu Utara juga sekaligus sudah mampu untuk melakukan audit kinerja,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP) mengingatkan kembali kepada para pimpinan SKPD, sebelum penjabaran kegiatan DPA, masing-masing pimpinan SKPD telah membuat Perjanjian Kinerja (PK) yang ditandatangai di hadapan seluruh ASN Luwu Utara.
“PK itu adalah kinerja bapak Ibu sekalian. Saya akan evaluasi sejauh mana capaian kinerja para pimpinan SKPD. Dokumen DPA itu adalah dokumen publik yang terlihat oleh masyarakat, semua dapat dilihat dalam situs pemda Luwu Utara. Demikian juga yang terkait dengan pengadaan, utamanya barang dan jasa,” ujarnya.
Indah berharap agar para narasumber untuk menumpahkan segala ilmu dan pengetahuannya buat para APIP Inspektorat.
“Jadikan dia sebagai aparat pengawasan yang bekerja di kampung, tapi ilmunya adalah ilmu kota, yang dapat diandalkan,” kata Indah.
Turut hadir pada kegiatan tersebut penjabat Sekretaris Daerah Luwu Utara Tafsil Saleh, para asisten, serta para pimpinan SKPD lingkup Pemda Luwu Utara.
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...