Logo Sulselsatu

Fit and Proper Test Capim KPK Digelar September 2019 Mendatang

Asrul
Asrul

Senin, 24 Juni 2019 13:57

Komisi Pemberantasan Korupsi. (INT)
Komisi Pemberantasan Korupsi. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo memastikan proses fit and proper test calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dilakukan pada September mendatang. Proses ini akan dikawal langsung oleh Komisi III DPR RI periode 2014-2019.

Masa jabatan pimpinan KPK jilid IV memang tak lama lagi akan berakhir. Pendaftaran pimpinan KPK pun telah dibuka dan akan ditutup pada 4 Juli 2019 mendatang.

“Intinya penugasan untuk melakukan fit and proper test, kita sudah deliver ke Komisi III. Periode lalu kan juga dilakukan anggota Komisi III di periode tersebut,” kata pria yang akrab disapa Bamsoet di Komplek Parlemen Jakarta, seperti dikutip dari VIVA, Senin (24/6/2019)..

Baca Juga : Bupati Takalar Pastikan Tak Terlibat Korupsi, Siap Bantu KPK Ungkap Fakta

Menurut dia, proses uji kelayakan tersebut akan dilakukan pada September 2019 atau sebelum masa jabatan anggota DPR periode 2019-2024 berakhir.

“Setember dimulai dan diambil keputusan sebelum masa jabatan kita berakhir,” ujar Bamsoet.

Namun, bukan berarti jadwal uji kelayakan pada September 2019 akan memotong masa jabat pimpinan KPK sebelumnya. Proses pelantikan tetap dilakukan saat masa jabat pimpinan KPK periode sebelumnya selesai.

Baca Juga : KPK Ungkap Status Ridwan Kamil, Tersangka Atau Saksi?

“Jadi bukan artinya kalau fit and proper test sekarang akan diganti sekarang. Enggak mendiskon periodisasi kepemimpinan KPK yang hari ini berjalan sampai Desember. Baru nanti dilantik di Istana Negara oleh presiden,” katanya

Menurut dia, uji kelayakan yang dilakukan oleh Anggota DPR periode saat ini bukan karena tidak percaya dengan anggota DPR periode mendatang, tetapi memang sudah menjadi kebiasaan anggota DPR yang masih menjabat yang melakukan uji kelayakan pimpinan KPK.

“Ini sudah biasa terjadi. Kan penugasan pansel terbatas, akan berakhir segera. Akan selesai tanggal 4, lalu kami menunggu 10 nama yg menurut pansel terbaik, kita pilih 5. Bukan soal percaya atau tidak percaya,” ujarnya.

Baca Juga : Dugaan Korupsi Dana CSR BI, KPK Panggil 2 Anggota DPR RI

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis10 Februari 2026 17:19
Pameran Bukit Baruga di Tradefair TSM Siapkan Subsidi Biaya hingga Cashback
Bukit Baruga, salah satu penyedia hunian eksklusif di Makassar turut berpartisipasi dalam pameran Tradefair yang digelar di Main Corridor, Trans Studi...
Makassar10 Februari 2026 17:15
Demokrasi Indonesia Masih Trial and Error, Guru Besar UIN Makassar Sebut Evaluasi Sistem Pilkada Perlu Dilakukan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pakar kebijakan publik Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Risma Niswaty, menilai wacana pilkada tidak langsung ...
Nasional10 Februari 2026 17:07
RUPSLB SPJM Tetapkan Jajaran Komisaris Baru, Hermanto Jadi Komisari Utama
Pemegang saham PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, D...
Makassar10 Februari 2026 16:28
Akademisi Nilai Wacana Pilkada Lewat DPRD Berisiko Gerus Legitimasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui DPRD ke...