Logo Sulselsatu

95 Persen Warga Jeneponto Sudah Terdaftar di BPJS Kesehatan

Asrul
Asrul

Jumat, 28 Juni 2019 14:14

BPJS Kesehatan. (INT)
BPJS Kesehatan. (INT)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Jeneponto mencatat sudah hampir 100 persen masyarakat Jeneponto telah terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPJS Cabang Jeneponto, Ikhsan kepada awak media, Jumat (28/6/2019).

Ia menyebutkan, hingga saat ini sudah ada 370 ribu warga Jeneponto yang tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan. Mereka dapat menggunakan layanan kesehatan secara gratis di seluruh fasilitas kesehatan, salah satunga RSUD Lanto Dg. Pasewang.

Baca Juga : Lomba Pacuan Kuda HUT Jeneponto Siap Hidupkan UMKM dan Budaya Lokal

“Jadi di Jeneponto sudah 370 ribu masyarakat sudah miliki BPJS atau kurang lebih 95 persen,” kata Ikhsan.

Penulis: Dedi
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar18 April 2026 15:17
Waspada! Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap ma...
Makassar18 April 2026 13:57
Hadapi “Godzilla El Nino”, Perumda Air Minum Makassar Siapkan Strategi Berlapis Jaga Pasokan Air Bersih
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar meningkatkan status kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau ekstrem akibat fenomena ...
Bisnis18 April 2026 13:57
TIME Nobatkan Bank Mandiri sebagai Perusahaan Terbaik Indonesia
Bank Mandiri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan terdepan melalui keberhasilannya mempertahankan pengakuan sebagai salah satu peru...
News18 April 2026 13:30
PT Vale Bersama Forkopimda Luwu Timur Kolaborasi Akselerasi Kemajuan Daerah
Di tengah dinamika pembangunan daerah dengan tuntutan tata kelola yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan, kolaborasi antara dunia usaha dan pema...